39619 KALI DIBACA

Pj.Walikota tak Kunjung di Lantik, Pimpinan DPRD Medan Kecewa

Pj.Walikota tak Kunjung di Lantik, Pimpinan DPRD Medan Kecewa
Medan | mediarealitas
Tidak ikut dilantiknya Pj Walikota Medan dalam pelantikan Pj Bupati dan Walikota se-Sumut di Aula Martabe Kantor Gubenrnur Senin (28/9) kemarin membuat banyak kalangan kecewa. Termasuk juga Wakil Ketua DPRD Medan, H Burhanuddin Sitepu SH yang mengaku bingung dengan sikap pihak Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) yang tak kunjung menetapkan Pj Walikota Medan. Bahkan politisi dari Partai Demoktrat ini menilai kalau lambannya penetapan Pj Walikota Medan ini patut diduga sarat dengan kepentingan.
“Sebagai Pimpinan DPRD Medan dan juga warga Medan jelas saya merasa kecewa mengetahui pelantikan itu tanpa Pj Walikota Medan. Ini pantas menjadi hari berkabung buat DPRD Medan. Karena yang pertama kecewa atas penundaan pelantikan Pj ini adalah kami DPRD Medan,”tegas Burhanuddin Sitepu kepada wartawan saat dijumpai diruang kerjanya Senin (28/9).
Lebih lanjut dikatakan Burhanuddin sikap yang ditunjukan pihak pemerintah terkait lambannya penunukan Pj Walikota Medan dinilai sangat tak beralasan. Apalagi sampai harus mengorbankan kepentingan masyarakat luas. Dikatakan Burhanuddin, awalnya ia telah mendengar kalau Randiman Tarigan sempat digadang-gadangkan akan mengisi kursi Pj Walikota Medan. Bahkan kabar soal Randiman Tarigan kian berhembus kencang hingga akhirnya nama yang bersangkutan tidak masuk dalam daftar pejabat yang dilantik kemarin.
“Ini ada apa. Trus saya mendapat kabar kalau Radiman batal dilantik karena terkait dengan pemeriksaan oleh KPK. Apa urusannya. Lagipula dia masih dimintai keterangannya, belum sebagai saksi apalagi tersangka. Kedepankanlah asas praduga tak bersalah. Makanya saya menghimbau jauhkanlah kepentingan-kepentingan pribadi demi kepentingan umum,”sindir Burhanuddin.
Sementara itu pimpinan DPRD lainnya, Henry Jhon Hutagalung malah menanggapi dingin soal pembatalan pelantikan Pj Walikota Medan. Politisi dari PDI Perjuangan ini mengaku kalau pihaknya telah cukup kecewa dengan sikap Pemerintah yang kurang peka terhadap kepentingan warga Medan.
“Kalau soal Pak Randiman memang saya ada dengar itu karena adanya pemeriksaan KPK. Tapi yang saya dengar Pak Fitriyus yang menggantikannya,”ujar Henry Jhon yang awalnya mengaku tidak mengetahui kalau Fitriyus akan dilantik Pj Bupati Asahan.
“Jadi Fitriyus Pj Asahan?. Saya malah tidak tau. Ya sudahlah. Yang penting kita sudah berbuat, sudah mendatangi Kemendagri, mendatangi Gubsu, ya kalau hasilnya seperti ini juga bagaimana mau dibilang. Yang jelas roda pemerintahan di Kota Medan ini harus bergerak dan kita punya dasar hukum termasuk mengesahkan P-APBD 2015 kemarin,”tegas Henry.
Tidak ingin terus berkutat dengan masalah Pj yang tidak kunjung terealisasi, Henrry Jhon pun optimis kalau apa yang dilakukan Plt Walikota Medan, Saiful Bahri dan DPRD Medan termasuk juga pengesahan beberapa produk hukum termasuk P-APBD tidak menyalahi aturan.
“Kemendagri hanya bisa mengatakan akan memberi sanksi. Tapi mana sanksinya. Lagi pula tidak ada solusi yang disampaikan ke kita. Kita berbuat ini ada dasar hukumnya dan juga demi kepentingan masyarakat luas,”pungkasnya. (LR)

Subscribe

MEDIA REALITAS