26819 KALI DIBACA

Pesawat Silk Air Robek Ditabrak Mobil AC

Pesawat Silk Air Robek Ditabrak Mobil AC

example banner

KWALA NAMU, SUMUT | Media Realitas – Pesawat Silk Air yang sedang parkir di areal Avron Bandara Kualanamu ditabrak mobil AC, Sabtu, (23/12/2017). Akibat insiden itu, ini, bodi pesawat di bagian kiri robek sekitar 25 cm.

Informasi dihimpun, peristiwa itu terjadi sekira pukul 08.20 WIB. Pesawat Silk Air tipe B738 registrasi 9V-MGG itu baru saja tiba dari Singapura dan parkir di area apron Bandara Kualanamu. Untuk melayani penerbangan kembali dari Kualanamu menuju Singapura, pihak maskapai Silk Air terpaksa mendatangkan pesawat pengganti dari Singapura.

Kepala Otoritas Bandara Wilayah II Medan Kualanamu, Nur Isnin yang dikonfirmasi membenarkan insiden tersebut. Nur menyebut akibat kejadian itu pesawat tersebut tidak diperkenankan untuk terbang.

“Kami sudah ke lapangan untuk melakukan pengecekan. Intinya setelah melihat kejadian tidak boleh terbang sampai pemeriksaan. Aturannyamemang seperti itu. Ya sekitar 25 cm jugalah robeknya. Memang di bagian badan pesawat depan mesin tapi tidak sampai kena mesinnya,”kata Nur Isnin.
Dijelaskan mobil yang menabrak badan pesawat itu milik PT Jaes, yang merupakan rekanan dari maskapai Silk Air di bandara Kualanamu. Disebut kalau saat itu mobil dikendalikan oleh salah satu driver.

“Mobil itu datang karena mau melakukan pengisian AC. Ya biasakan begitu pesawat datang ya -dilakukan pengisian AC. Tapi gak semua maskapai itu kerjasama dengan PT Jaes ini, beda-beda juga perusahaannya. Masih mau dikerjakan sebenarnya tapi sudah kejadian,’kata Nur Isnin.

Terpisah, pihak PT Jas Aero Engineering Services (JAES) langsung memberikan klarifikasi terkait terjadi tersebut/ Presiden Direktur PT JAES, Werry Orbani mengatakan peristiwa itu terjadi pada Sabtu pukul 08.15 WIB.

Pada saat itu mobil sedang melakukan persiapan untuk penyediaan AC untuk pesawat.
“Perihal tersebut telah ditangani oleh tim dan unit terkait sesuai dengan prosedur safety and quality sertai sesuai dengan peraturan keselamatan penerbangan yang berlaku,” ujar Werry Orbani dalam keterangan persnya.

Ditegaskan Orbani, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden tersebut. Perusahaan dalam hal ini disebut selalu menekankan komitmen untuk memberikan pelayanan terbaik sesuai dengan standart keamanan dan keselamatan penerbangan internasional serta sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Sementara Kepala Otoritas Bandara Wilayah II Medan Kualanamu, Nur Isnin mengatakan tidak lama setelah kejadian pesawat Silk Air tipe B738 registrasi 9V-MGG yang akibat kejadian mengalami robek 25 cm di bagian badan pesawat langsung di evakuasi dan di tempatkan di area kargo. Disebut lokasi yang penempatan sama sekali tidak mengganggu aktivitas pesawat lainnya.

“Akibat kejadian ini ya kita melaporkan ke pimpinan. Ya tetap kita lakukan pengawasan. Karena maskapai ini registrasi asing (punya luar negeri) ya nanti yang menentukan apakah pesawat tersebut layak untuk
terbang inspektur dari negaranya. Tapi kita tetap minta bukti tertulisnya, kan ada juga ketentuannya. Kita terus lakukan,”bilangnya.(hendra)

Subscribe

MEDIA REALITAS