53019 KALI DIBACA

Perbaiki Saluran Ambruk, DPUPR Abdya Surati Rekanan

Perbaiki Saluran Ambruk, DPUPR Abdya Surati Rekanan
Saluran ambruk di Desa Pante Geulumpang, Kecamatan Tangan-Tangan, Kabupaten Abdya akibat diterjang banjir, Selasa (26/12/2017) Foto: Media Realitas/Syahrizal

example banner

Blangpidie, Media Realitas – Dinas Pekerjaan Umum dan Penata Ruang (DPUPR) Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) melalui Bidang Pengairan menyurati rekanan proyek Pembangunan Pengaman Tebing Saluran Desa Pante Geulumpang, Kecamatan Tangan-Tangan agar segera memperbaiki dinding saluran yang telah ambruk akibat diterjang banjir pada Senin (25/12/2017) sekira pukul 18.30 WIB lalu.

Kepala Bidang Pengairan pada DPUPR Abdya, Mulyadi ST, Kamis (28/12/2017) mengatakan, sudah membuat surat kepada pihak rekanan CV Khay Jaya Pratama untuk segera memperbaiki kembali dinding salurang yang telah ambruk.

“Proyek tersebut masih dalam tahap pemeliharaan selama enam bulan pasca selesai dikerjakan oleh rekanan. Kita akan surati mereka untuk segera memperbaiki saluran itu,” ungkapnya.

Kata Mulyadi, proyek tersebut merupakan aspirasi salah satu anggota DPRK Abdya yang dikerjakan oleh CV Khay Jaya Pratama dengan nomor kontrak 602.1/15/SPK/APBK/SDA-DPUPR/2017 tanggal 12 Juni 2017. Kegiatan pekerjaan pembangunan Turap/Talud/Bronjong dengan besar anggaran Rp.197.050.000,-.

Waktu yang ditentukan dalam pekerjaan itu selama 90 hari terhitung 12 Juni sampai dengan 09 September 2017. “Karena tidak dibuat dren hole (lubang buangan) dibelakang bangunan, maka air dengan mudah menghantam bangunan. Meski tidak ada dalam perencanaan, demi keamanan perlu untuk dibuat,” ungkap Mulyadi.

Disebutkan Mulyadi, dalam surat nomor 600/240/DPUPR/2017 tanggal 28 Desember 2017 perihal pemberitahuan kepada rekanan untuk segera melakukan perbaikan terhadap Tanggul Pengaman Tebing Saluran Desa Pante Geulumpang, Kecamatan Tangan-Tangan.

Dalam isi surat itu, Mulyadi menegaskan, jika rekanan tidak mengindahkan permintaan DPUPR, maka jaminan pemeliharaan akan dicairkan dan perusahaan rekanan bisa dikenakan sanksi sesuai dengan peraturan yang berlaku.

“Untuk itu, kami berharap rekanan dapat mengindahkan permintaan yang kita layangkan. Jika tidak diperbaiki dengan segera maka akan merusak sisi saluran lainnya,” tutur Mulyadi singkat.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, tanggul pengaman tebing saluran warga di Desa Pante Geulumpang, Kecamatan Tangan-Tangan, Kabupaten Abdya ambruk diterjang banjir. Dimana, proyek pekerjaan tanggul dengan panjang lebih kurang 200 meter itu baru selesai dibangun pada akhir Agustus 2017 lalu.

Amatan dilapangan, dinding saluran tidak sanggup menahan derasnya air yang meluap dari Sungai (Krueng) Tangan-Tangan. Kepala Desa (Keuchik) setempat, Yusli mengaku sudah membuat laporan agar tanggul tersebut segera ditangani. (Syahrizal).

Subscribe

MEDIA REALITAS