67419 KALI DIBACA

Pengen Punya Miniatur Rumah Adat Karo, Hubungi WhatsApp 0812 6500 4494

Pengen Punya Miniatur Rumah Adat Karo, Hubungi WhatsApp 0812 6500 4494

example banner

KARO, SUMUT | Media Realitas – Balai Latihan Kerja (BLK) Yayasan Rajutan Kasih Abadi dan Kosatgas FKPPI Tanah Karo yang berada di Komplek Penerangan Pajak Singa, Gang Nuri, Kelurahan Lau Cimba Kabanjahe merupakan wadah kreatif dalam mendidik para kader sekaligus membuka pintu bagi Satgas, relawan dan pengurus untuk mengembangkan bakat mereka.

Mengingat, anak kolong-sebutan bagi anak tentara, pada dasarnya terkenal bandel dan liar. Tapi dengan seiring berjalannya waktu, kini, semua berubah menjadi mandiri.
“Semuanya tidak terlepas dari potensi, kreatif, dan tekad ingin maju bersama yang muncul dari dalam diri,” ujar Andicha KP Sembiring, Ketua Yayasan BLK RKA yang juga Dankosatgas FKPPI Tanah Karo ketika dikonfrimasi wartawan via seluler.

Diakui ayah 2 anak ini, banyak memang yang bisa dan tak dipungkiri melebihi kreatif.
“Kami bangga, karena kami dapat memulainya lebih dulu. Kita juga berharap di Tahun 2018 nanti, kita dapat mendirikan rumah kreatif yang didalamnya akan dipajang hasil kreatif para kader berupa kerajinan rumah adat, perahu, mesjid, lukisan dan masih banyak lagi.

“Saat ini BLK kita sedang mengerjakan orderan rumah adat dan salib kasih terbuat dari bambu keseluruhannya. Kita juga menerima orderan pekerjaan suatu objek (bangunan) sesuai desain atau gambar yang diminati para pengorder. Silahkan datang dan kunjungi BLK kami yang beralamat di atas tadi atau dapat juga menghubungi WhatsApp 0812 6500 4494,”imbuh Andicha Sambungnya, saat ini kader yang bekerja dan tinggal di BLK ada sekitar 7 orang. Segala kebutuhan mereka baik makan sehari hari berasal dari mereka sendiri dan mitra donatur serta pengurus.

“Sehabis tahun baru kita juga siapkan studi guna melatih kader atau masyarakat yang ingin belajar membuat miniatur khususnya rumah adat, perahu dan mesjid dari bambu,”bilangnya.
Untuk harga hasil kreatif, ujarnya, seperti rumah adat yang sudah di kaca dan diberi lampu dibanderol harga Rp 1 juta hingga Rp 1,5 juta. Banyak juga yang membayar lebih karena mendukung dan simpatik dengan para kader.

Menurut para pembeli, jaman seperti saat ini masih ada pemuda yang memiliki ide dan kemauan untuk mencari duit dengan bekerja.
Ketua Umum Yayasan Rajutan Kasih Abadi, Heben Heser Ginting 007 menyambut positif dan juga dapat menjadi contoh bagi warga sekitar. Dengan adanya kegiatan seperti ini diharapkan para pemuda akan mandiri dan bakal lupa dengan hal-hal yang negatif seperti narkoba, judi dan lainnya.

“Sebab mereka telah disibukkan dan ditantang oleh pekerjaan,”jelas Heben yang juga Dewan Kehormatan Kosatgas FKPPI Tanah Karo meminta kepada para tokoh di Karo maupun pemerintahan untuk mendukung penuh karya nyata anak bangsa di yayasannya. (hendra)

Subscribe

MEDIA REALITAS