33219 KALI DIBACA

Penganiyaan Disertai Dengan Pembunuhan Karyawan, PT. Mapoli Raya Tewas Mengenaskan

Penganiyaan Disertai Dengan Pembunuhan Karyawan, PT. Mapoli Raya Tewas Mengenaskan

example banner

Aceh Timur | Realitas – Penganiayaan disertai dengan Pembunuhan satu Karyawan perusahaan tersebut tewas mengenaskan, kejadian tersebut terjadi pada hari minggu tanggal 16 Desember 2018 sekira pukul 00.00 wib Saudara Belga Purba (Saksi II) pulang dari barak kantor PT. Mapoli Raya menuju ke rumahnya.

Sesampainya di rumah Saksi I melihat Veri (nama panggilan), 27 tahun, warga Medan, Sumatera Utara sedang bermain hanphone bersama korban atas nama Murdani alias Kausar (25) tahun, karyawan swasta, warga Desa Gampong Teungoh, Kecamatan Langsa Lama, Kota Langsa.

Menurut keterangan dari saksi, antara Veri dengan korban tinggal dalam satu rumah tersebut.

Sekira pukul 01.00 WIB saksi mendengar suara sepeda motor yang keluar dari dalam rumah tersebut.

Saksi keluar dari dalam rumahnya untuk melihat siapa pengendara sepeda motor yang keluar dari rumah tadi.

Terlihat oleh saksi, Veri mengendarai sepeda motor jenis Honda Beat milik korban pergi menuju ke arah Afdeling I.

Melihat hal tersebut, saksi memanggil Kamaruddin Purba alias Ucok, 22 tahun, wasta, warga Gampong Sri Mulia, Kecamatan Peunaron, Kabupaten AcehbTimur (Saksi II) yang sedang melakukan penjagaan di gudang dan dikatakan bahwa ada yang keluar dari dalam rumah korban dengan menggunakan sepeda motor jenis Beat warna merah putih.

Kemudian Saksi I bersama dengan Saksi II melihat ke dalam rumah korban dengan cara mengintip dari lubang dinding rumah tersebut dan terlihat di depan pintu kamar terlihat tumpahan darah yang berserak di lantai dalam rumah tersebut.

Melihat kejadian tersebut para saksi melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Serbajadi.

Kapolsek Serbajadi, AKP Ahmad Yani kemudian berkoordinasi dengan Satrsekrim Polres Aceh Timur.

Selanjutnya KBO Satreskrim Polres Aceh Timur, Iptu Darli S.H bersama anggota identifikasi menuju ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) guna melakukan olah TKP sekaligus mencari keterangan saksi.

Usai dilakukan olah TKP jenazah korban dibawa ke Runah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Langsa guna keperluan visum.

Hasil olah TKP ditemukan sebilah parang yang diduga digunakan oleh pelaku untuk menganiaya korban.

Saat ini kasus tersebut sedang ditangani oleh Satreskrim Polres Aceh Timur untuk mengungkap siapa pelaku dan motif penganiayaan terhadap korban sampai meninggal dunia, Sumber Kapolsek Serbajdi AKP Ahmad Yani. (Hasbi Abubakar)

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS