22019 KALI DIBACA

Pengadaan Buku Narkoba Diduga Sarat Penyimpangan

Pengadaan Buku Narkoba Diduga Sarat Penyimpangan

Bireuen I Realitas – Pengadaan paket Buku Seri Bahaya Narkoba yang di laksanakan pihak Dinas Pendidikan Pemuda Dan Olahraga Bireuen diduga menjadi lahan untuk menguras dana Bos.

Di setiap sekolah jenjang menengah Tingkat SMP, Buku Seri Bahaya Narkoba yang menelan Anggaran sekitar Rp 998.200.000.00 melalui APBK- P 2017 itu, di salurkan ke seluruh sekolah-sekolah tingkat SMP yang berada di kabupaten Bireuen.

Cara kerja yang disusun dengan rapi itu, melibatkan langsung Oknum Dinas Pendidikan melalui jaringan yang sudah sangat  Profesional.

Buku yang di bagikan untuk sekolah itu, dikabarkan pihak sekolah harus membayar dengan harga satu paket berkisar sekitar Rp 850,000, di kutip sesuai arahan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bireuen.

Hal itu di benarkan beberapa Kepala Sekolah yang tidak ingin namanya di tulis kepada media ini, mengatakan, kami sesuai perintah bapak,” kata cekgu kepada media ini, namun dirinya menjelaskan buku ini kami ambil dengan harga satu paket Rp 850.000.

Buku tersebut diklaim sebagai pengadaan dari Dinas pendidikan Pemuda dan Olahraga kabupaten Bireuen selaku penyedia barang, bahkan, para Kepala Sekolah dibuat resah karena diwajibkan memiliki buku tersebut dengan mengandalkan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) itu.

Keresahan lain para kepala sekolah ini adalah harga buku yang dianggap sangat mahal dan menguras dana BOS, sementara, masih banyak item kebutuhan yang lebih penting yang akan ditalangi dana BOS.

“Bagaimana kita tidak mengeluh, anggaran sekolah kami saja masih kurang untuk menutupi semua keperluan sekolah,” keluh salah seorang kepala sekolah yang meminta nama dan sekolahnya tidak disebutkan, Rabu (10/10-2018).

Sebagaimana diketahui, buku narkoba tersebut sudah diedarkan sejak awal bulan lalu, sebagian sekolah menerima penawaran itu karena ditekankan wajib oleh kadis pendidikan Kabupaten Bireuen.

Kadis pendidikan Pemuda dan Olahraga Drs. M. NASIR, M. Pd yang di temui media ini rabu, (10/10/2018) mengaku sebagai penguasa angaran Buku seri Bahaya narkoba, tetapi mengenai masalah berapa yang sudah beredar dan jumlah buku itu, beliau tidak ingat lag.i

Namun ketika di singung, pegedaran buku itu untuk sekolah jenjang apa pak? dirinya menjawab sambil berpaling “Sepertinya SMP”, dan di bayar menggunakan dana bos ya Pak ?, dirinya menjawab “Saya tidak ingat lagi silahkan temui PPTK, yang sedang berada di Jakarta,” ungkap Kadis pendidikan kepada media ini.(M.Reza/Feri)

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS