81219 KALI DIBACA

Penegak Hukum Membiarkan Barang Seludupan Masuk Ke Aceh Timur

Penegak Hukum Membiarkan Barang Seludupan Masuk Ke Aceh Timur

Madat – Aceh Timur | Realitas – Pihak penegak hukum di Aceh seperti membiarkan barang seludupan dari Luar Negeri masuk ke Aceh Timur.

Sejumlah sumber Media Realitas Sabtu (16/3/2019) menyebutkan, sepertinya pihak penegak hukum membiarkan masuknya barang haram ke Aceh setiap waktu.

Hampir setiap minggu kapal barang dari Malaysia masuk ke Aceh Timur, seperti hari ini sabtu jam 11.00 wib siang kapal asing masuk ke Kuala Simpang Ulim lalu masuk sungai Kawasan Abeuk Gelante Kecamatan Madat Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh.

Sejumlah sumber menyebutkan kapal yang membawa berbagai barang seludupan itu memang sering masuk ke Sungai Abeuk Gelante Kecamatan Madat Aceh Timur, yang isinya terlihat warga berbagai bungkusan dibawa oleh sejumlah orang memakai motor dan mobil, kalau yang dibawa pakai mobil terlihat bawang merah tidak tertutup kemungkinan ada barang-barang lainnya yang tidak terlihat warga, ujar sejumlah warga kepada media ini.

Kapal motor itu yang membawa barang seludupan masuk ke daerah Abeuk Gelante itu sudah sangat bebas sekali tidak ada pihak berwajib yang berani masuk atau mendekati kapal motor yang membawa barang haram itu.

Barang haram itu selama ini masuk ke kawasan Abeuk Gelante pada malam hari sekitar jam 23.00 wib malam sekarang sudah mulai masuk pada siang hari seperti hari ini Sabtu (16/3/2019) kapal motor yang membawa barang itu masuk tidak hanya secara diam-diam namun secara terang-terangan, sebut sejumlah saksi mata kepada media ini.

Barang haram itu di duga milik salah seorang mantan Kepala Desa di Aceh Timur, ujar sejumlah sumber lain.

Pihak penegak hukum sepertinya tutup mata dengan kasus penyeludupan kasus ini, warga sangat menyayangkan kalau penegak hukum yang membiarkan kasus seperti ini berjalan mulus di Aceh.

Warga meminta ketegasan pihak Polda Aceh jangan membiarkan kasus penyeludupan barang haram meraja rela di Aceh Timur.

Kasus penyuludupan ini berjalan mulus sepertinya pihak penegak hukum membiarkan begitu saja. (Red/iqbal)

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS