37919 KALI DIBACA

Penambahan Daya Gedung DPRD Makin Membingungkan

Penambahan Daya Gedung DPRD Makin Membingungkan

Medan | mediarealitas

Penambahan daya listrik Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Medan yang sudah diajukan awal 2013 lalu hingga kini tak kunjung terrealisasi.

Banyak permasalahan yang mempengaruhi tidak kunjung terrealisasinya penambahan daya ini, salah satunya adalah ketidak seriusan Pemerintah Kota Medan dalam hal ini Dinas Perumahan dan Pemukiman (Perkim) Kota Medan. PT.PLN  sendiri pada 2015 mengakui membuka kran penambahan daya bagi fasilitas pemerintahan dan sosial. Untuk 2015 ini, PLN sudah mengaliri 12 fasilitas pemerintahan dan social di sumatera Utara diantaranta, RS Siloam, UMSU serta Yayasan Sultan Agung.

Terkait persoalan ini, Ketua DPRD Medan Henry Jhon Hutagalung mengaku bingung dengan permasalahan yang terjadi. “Saya jadi bingung, masalahnya pengajuan penambahan daya ini sudah dilakukan sejak dua tahun lalu tapi sampai sekarang,” kata Henry Jhon kepada wartawan di Gedung DPRD Medan, Selasa (08/09/2015).

Kebijakan PLN juga dinilai membingungkan, pasalnya saat rapat di ruang Paripurna PLN mengaku mengalkami devisit daya dan berjanji akan merealisasikannya di awal 2015. “Ini juga tidak terbukti sampai sekarang. Sekarang ada lalporan PLN kembali surplus daya kenapa mereka tidak segera member tahunaknnya ke DPRD supaya segera melakukan penambahan daya,” jelasnya.

Untuk itulah, Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Kota Medan ini akan segera menindaklanjutinya. “Kita akan segera menindaklanjuti kalau persoalannya seperti ini. Masa pula Siloam yang baru berdiri langsung mendapatkan daya sementara kita (DPRD-red) yang sudha lama tidak kunjung direalisasikan, ada apa ?,” tanyanya seraya mengatakan pihaknya akan meminta penjelasan ke Bagian Umum Sekretariat DPRD Medan.

Anggaran Masih di Perkim

Terpisah, Kepala Bagian Umum (Kabag Umum) Sekretariat DPRD Medan, Andi Sukur Harahap mengakui bahwa beberapa hari lalu PLN sudah ada berkoordinasi dengan Sekretariat DPRD Medan terkait penambahan daya.”Beberapa hari lalu orang PLN datang kemari, mereka melakukan pemasangan untuk fasilitas instalasi,” jelas Andi.

Mantan Camat Medan Belawan ini mengakui, sampai saat ini anggaran untuk penambahan daya di Gedung DPRD Medan masih ada di Dinas Perkim. “Kalau anggarannya masih di Dinas Perkim sampai saat ini,” jelas Andi.

Diakuinya, kalaupun Dinas Perkim akan memlimpahkan anggaran penambahan daya ini ke Sekretariat DPRD Medan  kemungkinan pada 2016. “Mungkin di 2016 bisa dilakukan karena sampai saat ini belum ada di dilmpahkan,” jelasnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Perkim Gunawan Surya Lubis mengakui bahwa anggaran penambahan daya gedung DPRD Medan sudah dilimpahkan ke Sekretariat DPRD Medan.

“Untuk penamb ahan Daya gedung DPRD Medan kami limpahkan ke Sekretariat DPRD Medan,” jelas Gunawan dalam rapat di Komisi D DPRD Medan.

Sebelumnya, dalam rapat dengan Komisi C DPRD Medan, PLN secara ternag-terangan mengakui membuka regulasi untuk penambahan daya bagi fasilitas pemerintahan dan sosial di Sumatera Utara pada 2015 ini. Namun, untuk gedung DPRD penambahan tidak bisa dilakukan karena regulasi sudah ditutup.

“Regulasi sudah ditutup, dan mereka yang sudah dialiri listrik dikaarenakan sudah membayar ketentuan yang diberlakukan,” jelas Asisten Jaringan PLN Medan, Dicky Irawadi. Untuk penambahan Daya gedung DPRD Medan sendiri masuk dalam rencana kerja pada 2016.

Subscribe

MEDIA REALITAS