42819 KALI DIBACA

Pemko Medan Ajukan Revisi Perda Pajak Parkir

Pemko Medan Ajukan Revisi Perda Pajak Parkir
 
Husni: Penambahan PAD Diperkirakan Rp 1 Miliar
 
Medan | mediarealitas
Guna memberikan penataan parkir yang lebih baik serta memberikan kepastian hokum bagi masyarakat khususnya pengelola pajak parkir. Pemko Medan mengajukan revisi perda pajak parkir No 10 Tahun 2011. Pengajuan itu disampaikan Plh Walikota Medan Syaiful Bahri melalui rapat paripiurna dewan, Selasa (8/9).
 
Rapat paripurna tersebut dipimpin Ketua DPRD Medan, Henry Jhon Hutagalung didampingi Wakil Ketua Iswanda Ramli (Nanda) dan Ihwan Ritonga.  Paripurna ini juga dihadiri para anggota dewan dan seluruh SKPD Pemko Medan.  Dalam nota pengantar yang dibacakan Syaiful Bahri menyebutkan penyelenggaraan tempat parkir termasuk struktur dan besarnya tarif pajak parkir dinilai perlu untuk meninjau Perda No 10 Tahun 2011.
 
Adapun revisi Perda yang diajukan pada BAB III A tentang struktur dan besarnya 
tarif parkir pada pasal 7 A. Perda sebelumnya untuk roda empat ditetapkan tarif maksimal Rp 2000. Untuk parkir progresif, tariff dasar sebesar Rp 2000 untuk lima jam pertama dan penambahan Rp 1000 per satu jam berikutnya. Untuk parkir valet tarif dasar maksimal sebesar Rp 25.000. Sedangkan untuk roda dua sebedsar Rp 1000.
 
Perda lama itu dirubah menjadi untuk roda empat keatas, Untuk tarif parkir tetap Rp 3.000. Untuk parkir progresif, tarif sebesar Rp 3.000 s/d 5.000 untuk satu jam pertama dan penambahan Rp 2.000 s/d Rp 4000 untuk setiap satu jam berikutnya, kurang satu jam dihitung satu jam. Untuk parkir ViP dan valet tarif  sebesar Rp Rp 10.000 s/d 25.000. Sedangkan untuk roda dua dan roda tiga sebesar Rp 2.000.
 
Sementara itu menurut Kepala Dinas Pendapatan Kota Medan Drs M Husni selaku pengawas pelaksana perda tersebut usai paripurna kepada wartawan mengatakan, pengajuan revisi untuk menyesuaikan kondisi dilapangan. Pihak pengelola pajak parkir selama ini mengeluhkan akibat minimnya tarif parkir sehingga mereka tidak sanggup menutupi biaya maintenance.
 
Ditambahkan Husni, jika revisi Perda Pajak Parkir yang diajukan dapat berjalan dengan sempurna. Diperkirakan, peningkatan sumber PAD dari pajak parkir akan meningkat sebesar Rp 1 miliar. “Memang tarif  Perda lama terlalu kecil, sehingga pengelola parkir selalu kesulitan bayar maintenance”, ujar Husni.
 
Berbeda dengan Wakil Ketua Komisi C DPRD Medan Drs Godfried Lubis, pengajuan revisi Perda No 10 tahun 2011 sudah terlambat satu langkah. Sebab pelaksanaan tarif parkir yang dilakukan pengelola parkir di Plaza sudah terlebih dahulu menambah tarif. “Revisi ini terbukti mengikuti dan menyesuaikan apa yang terjadi dilapangan. Itu pun kita tetap berupaya agar 3 bulan ini, revisi perda dapat selesai,” jelas Godfried.(LR)

Subscribe

MEDIA REALITAS