266819 KALI DIBACA

Oknum Pejabat Lapas Narkoba Langsa diduga Peras Napi Mintak Uang Jutaan Rupiah Alasan Buka Warung

Oknum Pejabat Lapas Narkoba Langsa diduga Peras Napi Mintak Uang Jutaan Rupiah Alasan Buka Warung
Kepala Kantor wilayah Kumham Aceh, A YUSPAHRUDDIN, Bc.IP,SH, MH

example banner

Banda Aceh I Media Realitas – Oknum pejabat di Lapas Narkoba Langsa diduga keras selama ini melakukan pemerasan  narapidana ( Napi) yang selama ini untuk pembinaan ternyata menjadi sapi perasan dari oknum tertentu di Lapas narkoba.

Sejumlah narapidana ( napi ) yang menghubungi Media Realitas Kamis (28/12/17) menyebutkan selama di Lapas Narkoba Langsa sering diperas oleh oknum TJ, kasubsie admisi orientasi, diperas dengan sebagai alasan dengan dalih membantu dan macam – macam.
Alasan Tj kepada kami macam macam mulai dari dalih untuk buka warung, penjual sembako dan untuk kebutuhan keluarga, ujar salah seorang napi kepada media ini dengan menunjukkan bukti transfer uang ke rekening oknum Tj, dan menyerahkan bukti itu kepada wartawan untuk bahan lebih lanjut nanti apabila TJ berkilah alasan tidak menerima.
Uang harus dikirim oleh keluarga napi yang saat ini berada di luar Lapas, ujar napi lainnya. Ketika media ini meminta buktinya sejumlah napi menyebutkan ada bukti ini kalau perlu nanti akan kami laporkan kepada polisi sebut salah seorang napi yang sudah lama menjadi penghuni Lapas Narkoba Langsa.
Kami di peras sangat bervariasi antara Rp 2juta sampai Rp 20 juta kalau perlu nanti kami serahkan bukti ini di kepolisian ujarnya lagi. Banyak napi sudah menjadi korban di Lapas narkotika akibat ulah oknum Tj, selama ini. Napi yang melaporkan kasus ini juga menyerahkan bukti dan No kontak pribadi oknum TJ.

Tantawi Jauhari

Sementara Tantawi Jauhari  yang dihubungi Media Realitas  melalui sambungan telepon selulernya, Kamis siang (28/12/17) merasa terkejut dengan informasi jika dirinyalah  ada mengambil atau meminta uang pada napi di lapas narkotika mulai  Rp.2juta hingga  Rp.20juta.

Tantawi membantah tudingan tersebut, dirinya merasa sama sekali tidak pernah menerima uang yang dikirimkan oleh napi ke rekening miliknya. Tantawi mengatakan jika dirinya siap berurusan dengan hukum ataupun bertanggungjawab bila nantinya dirinya memang terbukti mengambil uang napi seperti dituduhkan.
Dirinya yakin jika ada orang-orang yang sengaja ingin menghancurkan nama baik dan kariernya untuk menutupi kebusukan yang selama ini dijalankan oleh orang-orang tersebut di lapas narkotika. ” Saya tidak pernah meminta ataupun menerima uang Rp.2juta sampai Rp.20juta dari napi,apalagi dikirim ke rekening saya,mungkin  yang lapor salah orang,setahu saya napi berduit, ujar nya.
Kepala Kantor wilayah Kumham Aceh, A YUSPAHRUDDIN, Bc.IP,SH, MH, yang di hubungi Redaksi media Realiatas menyebutkan pihak nya belum mengetahui kasus adanya pemerasan terhadap napi di Lapas Narkoba Langsa, namun demikian akan menghubung Kepala Lapas Narkoba Langsa untuk pengecekan secara langsung dan akan kita turunkan tim untuk pemeriksaan oknum Tj yang disebut sebut oleh napi diperas.
Dalam waktu singkat ini kita akan turunkan tim ke Langsa untuk pemeriksaan kelapangan kalau terbukti kita tarik onum ini kantor Kanwil Kumham Aceh dan pemeriksaan terus kita lakukan secara merathon ujar Yuspahruddin.
Segera kita lakukan pemeriksaan secara mendalam dan tidak ada ampun kalau oknum pejabat Lapas peras napi ini sudah sangat luar biasa dan tidak akan kita telorir kasus seperti ini ujar nya di ujung telpon ketika diwawancara oleh Media ini.(red)

Subscribe

MEDIA REALITAS