41019 KALI DIBACA

Menteri Agama Pakai Sarung Batik dan Peci Hitam Ke Masjidil Haram

Menteri Agama Pakai Sarung Batik dan Peci Hitam Ke Masjidil Haram

 Jakarta I Realitas – Menteri Agama pakai sarung batik dan peci hitam ke Masjidil Haram.

Ada yang menarik dalam penampilan Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin, saat salat di Masjidil Haram, dia mengenakan baju koko dengan sarung bermotif batik, peci hitam dan selop.

Menteri Agama mengatakan, penampilannya untuk menunjukkan ciri nasionalisme di negeri orang, terutama untuk para jamaah haji Indonesia yang berada di Arab Saudi, pakaian ini bisa menjadi ciri khas orang Indonesia agar mudah dikenali.

“Bangsa indonesia biasa memakai kopiah karena ini tidak hanya identitas muslim tapi juga bangsa, Bung karno mengatakan, ini ciri nasionalisme kita Indonesia bisa dikenali dari kopiahnya,”ujar Lukman Hakim, Selasa, (14/8/ 2018).

Lukman Hakim juga menambahkan, ia sengaja mengenakan sarung batik sebagai bagian menghargai karya anak bangsa, sarung itu sekaligus menunjukkan kecintaannya kepada Indonesia, “Sarung batik juga khas Indonesia, jadi, kita harus bangga menunjukkan keindonesiaan kita meski berada di negeri orang,”terang Lukman.

Menag bahkan mengaku mengoleksi puluhan sarung batik dengan harga yang bervariasi, dia membuat sarung itu dari kain batik, atau dikenal masyarakat Jawa dengan sebutan jarik.

“Ini jarik. Kain batik, karena sulit menemukan dalam bentuk sarung, jadi jarik saya jahit menjadi sarung,” kata Menag.

Meski mengoleksi kain batik sejak beberapa bulan belakangan, dia harus memastikan jenis motifnya, “Ini harus ditanyakan, batik apa yang saya pakai,”ujarnya.

Sementara itu mengenai selop yang dikenakan, Menteri Agama menjelaskan, alas kaki itu khas dengan keindonesiaan, meski harus berjalan jauh dengan selop itu, dia mengaku tidak sakit mengenakannya.

“Alhamdulillah tak ada masalah, saya biasa pakai selop,”tuturnya.

Dia berharap dengan gaya fashion ini dapat menunjukkan budaya Indonesia di dunia, “Mudah-mudahan dengan apa yang saya kenakan, masyarakat dunia bisa lebih mengenali Indonesia,”tutup Menteri Agama Lukman Hakim.(dc/Feri) 

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS