65019 KALI DIBACA

Menkominfo Pema IAIN Langsa Minta Penegak Hukum Tuntaskan Korupsi Beasiswa

Menkominfo Pema IAIN Langsa Minta Penegak Hukum Tuntaskan Korupsi Beasiswa

Langsa I Realitas – Kasus korupsi jerat anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) kali ini isu dugaan korupsi Dana Beasiswa menimpa anggota DPRA yang di sebut-sebut dalam pemberitaan media massa online sejak beberapa hari terakhir ini, semakin terang benderang.

Terkait kasus dugaan kasus korupsi  ini membuat sejumlah mahasiswa bertanya-tanya pihaknya diminta penyidik Polda Aceh harus mengusut kasus ini sampai tuntas.

Irwansyah Menteri Komunikasi dan Informasi Pemerintahan Mahasiswa kampus Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Langsa, kepada Wartawan di Langsa, Rabu ( 13/6/2018).

Irwansyah sangat   geram ketika mendengar kata korupsi Dana Beasiswa, Kok bisa korupsi terjadi di bumi serambi Mekah ini yang dilakukan juga korupsi ini oleh Oknum Anggota DPRA, ujarnya.

Lebih lanjut Irwansyah menyebutkan Penegak hukum harus lebih sigap untuk tuntaskan persoalan ini,  dugaan ini benar terjadi maka akan sangat melukai hati rakyat Aceh, ujar nya lagi.

Mahasiswa Aceh akan murka kepada anggota DPRA yang tidak bisa menjaga amanah rakyat, penegak hukum jangan lagi main main dalam kasus ini, kalau ini terhenti Mahasiswa Aceh nanti akan bergerak melaporkan kasus ini ke Mabes Polri, macam Irwansyah.

Provinsi Aceh masih sangat kurang di bidang pendidikan, Aceh hari ini membutuhkan sarjana-sarjana hebat untuk mewujudkan ‘Aceh Carong’, kenapa masih ada oknum Anggota DPRA yang korup.

Pemberian beasiswa kepada mahasiswa juga sangat membantu guna menunjang proses pendidikan untuk mahasiswa Aceh.

Kemudian Mahasiswa Komunikasi dan Penyiaran Islam ini menyayangkan tindakan DPRA, Sungguh miris tindakan yang di lakukan di Aceh tercinta, seharusnya yang duduk di kursi dewan mewakili rakyat membantu bukan malah meresahkan dan menjerat rakyat Aceh.

“Penegak hukum harus tuntaskan persoalan ini, karena  untuk masa depan Aceh, terlebih yang di sakiti itu Mahasiswa yang akan menjadi regenerasi penerus Aceh di masa mendatang, sebut nya.

Kita tahu, kalau selogan DPR Aceh itu, ‘Dari Rakyat, Oleh Rakyat, Untuk Rakyat’, tapi sekarang lihat, dimana  Beasiswa yang bersumber dari dana APBA tahun 2016/2017 tersebut, tidak tertutup kemungkin tahun tahun sebelumnya juga kemingkinan ada terjadi hal- hal seperti ini.

Kemudian, ia juga meminta kepada para anggota dewan yang terlibat agar mengakui atas apa yang di perbuat dan bertanggung jawab atas apa yang di lakukan, terlebih menjelang Idul Fitri 1947 H, Muslim di Indonesia merayakan hari kemenangan.

“Kami amat berharap kepada partai politik baik lokal maupun Nasional, agar memecat kader partai yang terlibat dalam kasus korupsi, penyelewengan kekuasaan yang dapat merugikan Negeri Indonesia,” pintanya.

Semoga kejadian seperti ini menjadi pelajaran bagi kita semua, rakyat Aceh wajib cerdas dalam memilih DPR, dengan melihat bibit bobotnya baik dari pendidikan umum juga pendidikan agama, juga mengetahui tugas pokok dan fungsi DPR, tutup Irwansyah.
( Red )

Subscribe

MEDIA REALITAS