60519 KALI DIBACA

Medan Masih Rawan Kriminalitas

Medan Masih Rawan Kriminalitas
Ketua Fraksi PDI Perjuangan , Hasyim SE

mediarealitas I Medan

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Medan, Hasyim SE meminta aparat kepolisian tetap meningkatkan keamanan pascalebaran. Pasalnya, daerah ini belum seutuhnya kondusif dari aksi kriminalitas.

“Belum lama ini kita disuguhkan dua berita kriminal, yakni perampokan Zhou Qi (23), turis asal Provinisi Hainan, Republik Rakyat China. Awal pekan ini, juga Monang, korban begal yang ditemukan tewas ditemukan di Jalan MT Haryono. Ini fakta Medan masih rawan kriminal,” kata Hasyim kepada wartawan, Selasa (19/7).

“Saya kira dua kasus itu hanya contoh kecil, karena masih banyak aksi kejahatan yang tidak terpantau media. Kami merasa kondisi ini cukup memprihatinkan. Apalagi di beberapa kasus, pelaku kriminal ada yang menggunakan senjata api,” imbuhnya.

Seperti diberitakan, seorang turis bernama Zhou Qi (23) warga Provinisi Hainan Republik Rakyat China, dirampok dan nyaris diperkosa di Jalan Perjuangan Desa Tanjung Selamat Kecamatan Sunggal. Pelaku berhasil menggasak uang satu juta rupiah, tujuh puluh RM, 20 USD, 1 lembar kartu atm bank Cina, 1 lembar kartu kredit, 1 lembar kartu identitas dan 1 unit iphone 6 milik korban.

Selain itu, pada Senin pagi, bernama Monang (48) warga Jalan Ternak Medan Polonia ditemukan terkapar di Jalan MT Haryono/Jalan Nusantara, tak jauh dari Simpang Jalan Surabaya, dengan posisi helm masih melekat dikepalanya. Korban diduga tewas karena pelaku begal.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Medan ini menyarankan, pihak berwenang seharusnya tidak hanya meningkatkan patroli keamanan menjelang lebaran atau hari besar keagamaan saja. Tetapi juga pada hari-hari setelahnya.

“Kami berharap, ada kerjasama yang efektif antara kepolisian dengan Pemko Medan, terkait pengamanan di kota ini. Polisi bisa melibatkan aparatur pemerintahan di kelurahan dan lingkungan. Sementara itu, pemko perlu memperhatikan kondisi lampu penerangan jalan di beberapa titik yang tidak menyala,” katanya.

Di kesempatan itu, Hasyim menyampaikan apresiasi atas dilantiknya Komjen Tito Karnavian sebagai Kapolri oleh Presiden Joko Widodo. Ia menilai, penunjukan Tito sebagai kebijaksanaan presiden, mengingat prestasi dan kapabilitas mantan Kapolda DKI Jakarta itu.

“Keinginan Kapolri menjadikan kantor polisi seperti bank, dengan pelayanan yang baik dan prima serta petugas yang humanis, saya kira patut diacungkan jempol. Ini diharapkan bisa ditularkan ke seluruh polda, polres dan polsek agar reformasi di tubuh polri benar-benar dirasakan masyarakat,” ucap Hasyim.

Soal penanganan keamanan pun, lanjut Hasyim menjadi catatan bagaimana citra polisi di mata masyarakat. Karena itu, ia berharap kepolisian tak perlu sungkan melakukan evaluasi terhadap metode pengamanan agar muncul efek jera bagi pelaku kriminal. (romi/tbc)

Subscribe

MEDIA REALITAS