68019 KALI DIBACA

Lapas Lambaro Dikabarkan Jebol Ratusan Napi Kabur Melalui Pagar Dan Lari Ke Sawah Sawah Lambaro

Lapas Lambaro Dikabarkan Jebol Ratusan Napi Kabur Melalui Pagar Dan Lari Ke Sawah Sawah Lambaro

example banner

Banda Aceh | Realitas – Lembaga Pemasyarakatan (LP) Lambaro Aceh Besar, dikabarkan terjadi kerusuhan.

Kabar tersebut beredar cepat di jaringan sosial media WhatsApp, Kamis (29/11/2018) malam.

Dikabarkan sekitar 100 orang Narapidana (NAPI) berhasil melarikan diri dari LP Lambaro, dengan cara membobol dan menerobos pagar salah satu sisi Lapas yang diduga lapas tersebut saat ini melebihi kapasitas.

Media ini masih dapatkan kabar dari sejumlah Sumber Kamis malam.

Bagi yang melintasi Kecamatan Lambaro Aceh Besar Provinsi Aceh harus sangat hati-hati sekitaran, lebih kurang lebih 100 orang NAPI Lapas Lambaro melarikan diri dan menggunakan senjata tajam,” tulis salah seorang pengguna WhatsApp sebagaimana dikirim ke Redaksi Media Realitas beberapa menit yang lalu.

Masyarakat yang melintasi sekitar Lambaro Aceh Besar Harus waspada, karena NAPI disebut menggunakan senjata tajam dan merampas kendaraan yang melintas di jalan Raya Medan Banda Aceh.

“Info Tahanan LP Lambaro kabur, tetap waspada mereka bawa senjata tajam dan merampas kendaraan masyarkat untuk kabur, diminta kepada semua pihak harus hati-hati.

Informasi tersebut beredar cepat di berbagai group WhatsApp, namun belum dapat dipastikan kebenarannya informasi tersebut fakta atau hoax.

Media Realitas yang mencoba menghubungi Kakanwil Kemenkumham Aceh Agus Thaib dan Kadiv Pas Kumham Aceh Teuku Meurah Budiman belum berhasil, kedua pejabat itu di hubungi melalui Telepon selular belum dapat menjawab sampai berita ini diturunkan.

Sumber yang layak dipercaya juga menyebutkan ratusan NAPI yang kabur namun pihak petugas Lapas sampai berita ini diturunkan sudah berhasil mengangkat sekitar baru 3 orang dikawan Jalan Raya Medan Banda Aceh.

Sampai berita ini diturunkan, media ini belum mendapatkan keterangan resmi baik dari Kemenkumham Aceh dan dari pihak kepala Lapas Kls II A Lambaro Banda Aceh, mengenai bobolnya Lapas itu. 

Peristiwa jebolnya Lapas Kls II A Aceh Pada 29 November 2018 pukul 18.30 WIB, di Desa Reuleh, Kecamatan Ingin Jaya, Kabupaten Aceh Besar, telah terjadi pelarian sebanyak 110 orang Tahanan Lapas Kelas IIA Kota Banda Aceh.

Pukul 18.30 WIB, para Narapidana Lapas Kelas IIA Kota Banda Aceh melaksanakan sholat magrib berjamaah di Musholla Lapas, sekitar 50 orang membawa barbel untuk membobol kawat ring kedua.

Kemudian Narapidana lari kearah pintu akses P2O, namun karena pintu akses P2O terkunci, sehingga melewati aula dan gudang Lapas.

Selanjutnya dengan barbel dan benda tumpul lainnya mendobrak besi tralis jendela ruang aula dan gudang yang menghadap keluar Lapas.

Sebagian Narapidana keluar, namun ada juga yang kembali ke mushola Lapas untuk melaksanakan sholat magrib berjamaah.

Adapun petugas piket berjumlah sebanyak 10 orang yang terdiri dari 3 orang Sipir dan 7 orang CPNS Menkumham.

Kemudian Budi (Sipir/petugas piket) yang berada di parkiran Lapas dipukuli oleh para Narapidana yang melarikan diri.

Selanjutnya Narapidana juga melakukan pencurian 1 unit sepeda motor merk Beat (Nopol. BL 3127 AH) yang digunakan oleh Nurlaila (Karyawan Permodalan Nasional Madani/PNM) yang saat itu melintasi Lapas Kelas IIA Kota Banda Aceh.

Jumlah kapasitas Lapas Kelas IIA Kota Banda Aceh sekarang, sebanyak 726 orang, yang melarikan diri berjumlah 110 orang. (Red)

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS