8819 KALI DIBACA

Kuota BBM Nelayan Simeulue Masih Kurang

Kuota BBM Nelayan Simeulue Masih Kurang

Simeulue | Realitas – Kuota BBM nelayan Simeulue masih kurang.

Kuota Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Solar dan jenis Premium untuk nelayan di Simeulue yang disediakan pemerintah sebanyak 16 ton/ bulan dikeluhkan nelayan, karena kuota tidak mencukupi.

Hal itu diungkapkan Ketua Koperasi Nelayan Sehati, Afrizal Akbar saat bertemu dengan Ramond Dony Adam, Staf khusus Sekjen PDI-P Hasto Kristianto di Pelabuhan Nelayan Pajak Inpres Sinabang, Selasa (19/03/2019).

Afrizal menjelaskan bahwa kelangkaan BBM kepada nelayan sudah berlangsung beberapa tahun yang lalu, dan cara penyukatannya masih manual menggunakan liter.

Kepada Ramond dirinya meminta agar memperjuangkan nasib nelayan ke tingkat Pemerintah Pusat untuk memberikan perhatian terkait kelangkaan kuota BBM di Pulau Simeulue.

Di Simeulue, kata Afrizal masyarakat yang berprofesi sebagai nelayan saat ini lebih kurang berjumlah 4.000 orang.

Selain itu yang menjadi kendala bahwa sampai saat ini di Simeulue belum tersedianya Stasiun Pengisian BBM yang dikhususkan kepada nelayan.

Nelayan juga terpaksa harus mengantri beberapa jam bahkan sampai setengah hari di SPBU untuk mendapatkan Solar dan Premium.

Menyahuti keluhan nelayan, Ramond mengungkapkan rasa keprihatinan mengenai langkanya BBM jenis solar di Simeulue, dirinya langsung menghubungi Marketing Operation Regional (MOR) I Aceh untuk mengatasi masalah kelangkaan BBM di Simeulue, agar seminggu kedepan bisa teratasi masalah tersebut.

Ramond juga melalui selulernya menghubungi Anggota DPR RI Komisi VII, Adian Yunus Yusak Napitupulu yang membidangi Energi Sumber Daya Mineral, Riset dan Teknologi, Lingkungan Hidup untuk menyampaikan kepada Direktur Utama Pertamina mengenai kelangkaan BBM, mengingat Pulau Simeulue merupakan salah satu pulau terluar dan terpencil di Aceh. (Zulfadli)

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS