215219 KALI DIBACA

Klarifikasi Pemberitaan PT. EEP Terkait Hubungan Kerja Dengan PT.Global Karya Multiguna

Klarifikasi Pemberitaan PT. EEP Terkait Hubungan Kerja Dengan PT.Global Karya Multiguna

Berdasarkan berita tanggal 24 April 2018, di media realitas.com dengan judul Diduga Melakukan Penipupuan & Penggelapan Direktur PT. EEP Dilaporkan di Polda Metro Jaya, bahwa berita yang sesungguhnya tidak demikian, berita tersebut sesungguh tidak benar berdasarkan klarifikasi dan hak jawab PT. Emar Elang Perkasa, yang diwakilkan oleh Andar Sidabalok, S.H.,M.H. sebagai kuasa hukum dari PT. Emar Elang Perkasa, pada Rabu (16/05/2018) di Kantor Andar Sidabalok di Graha A & S Jl. Sunan Sedayu No. 18, Jakarta Timur.

Menurut Andar Sidabalok sesungguhnya bahwa PT.GlobalKarya Multiguna yang mempunyai hutang atas pembelian solar yang belum lunas dibayar dan keterkaitan ongkos pembayaran pengangkutan kapal, dan klien kami keberadaan atas berita tersebut tanpa ada klarifikasi kepada kami, tutur Andar Sidabalok.

Lanjut Andar sambil menyerahkan dokumen Konfirmasi Piutang kepada Law Office Jefri Luanmase, S.H. tertanggal 2 April 2018, dengan isi surat konfirmasi Piutang sebagai berikut:

Menanggapi surat bapak pada tanggal 28 Maret 2018, perihal konfirmasi piutang, kami PT. Emar Elang Perkasa, inggin mengkonfirmasi perihal rincian piutang PT. Sinyun Karya Anugrah yang sudah terjalin sebagai berikut:

1. Sewa Kapal MT Yosuoa dan crew oleh PT. Sinyun Karya Anugrah, pada bulan Mei 2016 – November 2016, sesuai dengna perjanjian Jual Beli pasal 5 point 4 dengan rincian:
➢ Sewa perbulan Rp. 400.000.000/bulan X 10% PPN = Rp. 440.000.000/bulan
➢ Sewa perbulan Rp. 440.000.000 X 7 bulan (Mei – November 2016)
Total sewa kapal MT Yosoa = Rp.3.080.000.000,-

➢ Gaji Captain dan crew – crew kapal MT Yosoa, uang makan dan premi = Rp.84.000.000/bulan
➢ Gaji, uang makan dan premi = Rp.84.000.000/bulanX 7 bulan (Mei – November 2016)
Total Gaji, uang makan dan premi = Rp. 588.000.000,-

➢ Total Sewa kapal + Total Gaji, uang makan dan Premi = Rp.3.668.000.000,-

2. Profit Keagenan (Mei 2016 – April 2018) dengan rincian:
➢ Minimum quantity 1.000.000 Liter dan Fee untuk PT. Emar Elang Perkasa sebagai pemilik izin Rp.250/liter sesuai dengan Perjanjian Jual Beli dalam pasal 5 point 5

Dengan rincian perhitungan sebagai berikut:

➢ 1.000.000 LITER x Rp. 250/liter = Rp. 250.000.000,-
➢ Lama masa ke agenan 23 bulan (Mei 2016 – April 2018) X Rp. 250.000.000 = Rp. 5.750.000.000

3. Total sewa Kapal MT Yosoa, gaji crew, uang makan, premi dan sewa Keagenan ( Point 1 & 2)
➢ Rp. 3.668.000.000 + Rp. 5.750.000.000= Rp.9.418.000.000,-

4. Piutang berdasarkan surat PT. Sinyun Karya Anugrah sebesar : Rp. 4.975.000,- dan dikurangin jumlah piutang kepada pihak PT.Emar Elang Perkasa sebesar Rp. 9.418.000.000,-
Sisa piutang yang harus di bayarkan PT. Sinyun Karya Anugrah sebesar : Rp.4.443.000.000

5. Berdasarkan surat PT. Sinyun Karya Anugrah pada tanggal 30 Juni 2017, disebutkan bahwa penarikan MT Yosoa ke Samarinda membawa BBM HSD sebesar 537.513 Liter HSD, sedangkan berdasarkan Berita Acara kami sampai di Samarinda membawa BBM HSD Sebesar 438.928 Liter HSD, Dan kami akan kembalikan minyak BBM HSD yang sudah kami tarik menuju Samarinda sesuai BBM yang kami terima di Samarinda sebesar 438.928 Liter HSD. Berikut rincian pengembalian ke PT. Siyun Karya Anugrah : Rp. 2.832.863.258,-
6. Kesimpulan kami PT. Emar Elang Perkasa mengenai surat permohonan konfirmasi mengenai piutang adalah Point 4 – Point 5 sebagai berikut:
➢ Point 4 : Rp. 4.443.000.000 – Rp. 2.832.863.258 Point 5
: Rp.1.610.136.742,-

Nominal Rp. 1.610.136.742,- yang harus dikembalikan PT. Sinyun Karya Anugrah kepada PT. Emar Elang Perkasa dana tersebut dapat di transfer ke rekening:

Nama​​: PT. Emar Elang Perkasa

No Rekening​: 147-0051515154

Bank ​​: Mandiri Cab Cinere Depok

7. Untuk PPN, PPH, BPH Migas dibebankan oleh PT. Sinyun Karya Anugrah.
Demikian kami sampaikan agar dapat di terima dengan baik. Terimakasih. Hormat Kami, PT. Emar Elang Perkasa, Clara Arini Sabirin Mochtar sebagai Direktur Utama.


Redaksi media Realitas mohon maaf Kepada PT.EEP atas tidak ada klarifikasi sebelumnya terkait pemberitaan yang dimuat di media realitas.

Terimakasih.


Subscribe

MEDIA REALITAS