216719 KALI DIBACA

Ketua YARA Safaruddin SH Minta Kapolda Aceh Periksa Dirut PTPN 1 Jangan Hanya Periksa Setingkat Kabag.

Ketua YARA Safaruddin SH Minta Kapolda Aceh Periksa Dirut PTPN 1 Jangan Hanya Periksa Setingkat Kabag.
Ketua YARA Safaruddin SH

Banda Aceh I Media Realitas– Ketua Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA ) meminta Kapolda Aceh dan tim diskrimsus agar memeriksa dirut PTPN 1 Aceh dalam kasus dugaan Korupsi yang terjadi tahun 2016/2017 jangan hanya diperiksa setingkat kepala Bagian( Kabag).

Kita sudah mengetahui dugaan kurupsi yang terjadi di PTPN 1 Aceh juga sedang mengumpulkan data baru selain raibnya barang bukti kaus hilang nya CPO di PKS Pulau Tiga Aceh Taming, ujar Safaruddin SH ketua Yara Kepad wartawan di Banda Aceh Senin (12/12/2017).

Safaruddin yang juga Ketua Ikatan Advokat Indonesia (Ikadin ) Aceh hingga saat ini kita a sudah mendapatkan informasi akurat pihak tim dirkrimsus Polda Acah sudah memeriksa sedikitnya AD empat orang kepala Bagian (Kabag) kita minta Kapolda agar segera memeriksa semua Kabag di PTPN 1 Aceh atas dugaan kurupsi di kantor BUMN.

Ke empat Kabag yang sudah diperiksa antara lain Kabag Keuangan T Hasansyah, plt Kabag Tanaman M Zein, Kabag pemasaran Hasan Basri dan Kabag pengadaan Jumari, dan ada beberapa Kabag lagi kita minta tim dirkrimsus untuk segera diperiksa seperti, Kabag sekper Ahmad Ghazali, Kabag SPI Marzuki daud, Kabag  Tanaman Isfan hidayad, kabag tehnik Baktiar basyah, kabag Umum&sdm T Barosa , Kabag Pengadaan / Pembelian tbs & Ketua Tender ptpn 1 .Jumari,kabag  kabag Akutansi Adi Yusfan.
Kasus dugaan kurupsi yang sudah mencuat cukup lama dan baru seorang kita ketahui tim dirkrimsus Polda Aceh baru melalukan penyelidikan terhadap sejumlah pejabat di PTPN 1 Aceh.

Mencuatnya kasus ini kepermukaan kita ketahui setelah di beritakan media , hilang nya berupa barang bukti CPO dipulau tida muncul tanda tanya kita selama ini, kenapa mantan meneger PKS Pulaua tiga Alkindi belum di periksa Polisi seharusnya -alkindi yang bertanggung  jawab dalam kasus hilang CPO 450 Ribu ton, ujar Safaruddin.
Kita minta tim dirkrimsus segera memanggil sejumlah Kabag lainnya dan jajaran Direksi PTPN 1 Aceh.

Banyak orang yang terlibat dalam kasus dugaan Korupsi baik kasus pengadaan barang dan jasa maupun proses tender pengangkut CPO PKS Cot Gorek, kasus pupuk ultragen Aplosan  dan beberapa PKS lainnya di lingkungan PTPN 1 Aceh.

Ada pemenang tender pengangkut CPO yang tidak memiliki mobil pengangkut ini kan aneh cara memang nya sedangkan yang ada mobil kalah pada saat tender baik proses tender tahun 2016/2017.

Kita terus pantau kasus dugaan korupsi yang sedang ditangani oleh Polda aceh nanti kita Mintak sebara tertulis ke Polda hasilnya kalau ada pihak pihak yang main main atau menghentikan kasus ini kita akan laporkan ke Mabes Polri tutup safaruddin.

Sumber media ini juga menyebutkan dalam kasus dugaan korupsi banyak Kabag di PTPN 1 Aceh yang mulai kepanasan ada pihak pihak yang ingin intervensi penyidik di Polda Aceh.

Sementara itu Sekretaris Perushaan (sekper ) Ghazali Ahmad, menjawab pertanyaan wartawan melalui WA Senin sore (11/12/2017) ini jawaban sekper Ghazali, Waalaikumsallam…memang benar ada beberapa yg dipanggil …tp kl yg dimaksud negosiasi saya tdk Paham….Sy tdk diperiksa Pak….tp saya ada Ke B.Aceh…. Sy tdk ada hubungannya dgn pemeriksaan.

Media ini belum mendapatkan keterangan resmi dari pihak penyidik Polda Aceh maupun dari kabid humas Polda Aceh. ( hai)

Subscribe

MEDIA REALITAS