59619 KALI DIBACA

Ketua PWI Aceh Tarmilin Usman Lantik Syawaluddin Sebagai Ketua Balai Wartawan Aceh Tamiang.

Ketua PWI Aceh Tarmilin Usman Lantik Syawaluddin Sebagai Ketua Balai Wartawan Aceh Tamiang.

example banner

Kualasimpang I Media Realitas -Ketua PWI Aceh Tarmilin Usman, SE , Msi, lantik  Syawaluddi sebagai ketua Balai Wartawan, Persatuan Wartawan Indonesia (BW-PWI) Aceh Tamiang, provinsi Aceh  di Aula Dinas Komunikasi Informasi dan Persandian (Diskominsan) Aceh Tamiang di Kualasimpang, Senin (18/12/2017).

Tarmilin Usman dalam sambutan nya mengatakan bahwa kedepan Wartawan, yang sudah lulus UKW akan diutamakan atau diprioritaskan, oleh nara  sunber  namun wartawan yang belum lulus UKW bakal tidak dilayani dan narasumber berhak menolak untuk memberi keterangan, demikian diungkapkan Tarmilin Usman Ketua PWI Aceh.

Lebih lanjut Tarmilin menyebutkan  aturan itu saat ini masih dalam tahapan, tetapi cepat atau lambat pasti ada keputusan itu diberlakukan terhadap wartawan yang belum UKW bisa ditolak untuk tidak dilayani oleh nara sumber .

Untuk  Tarmilin Usman, rekan-rekan wartawan dari media manapun wajib ikut UKW yang sudah menjadi standar bagi profesi wartawan itu sendiri.

Tarmilin lebih jelas menyebutkan Ini bukan menakut-nakuti maupun bentuk intervensi, tahun 2018 pemerintah segera memberikan bukti itu sebagai pedoman aturan dan ketentuan yang dibuat oleh pemerintah mau tidak mau harus dijalankan,” ujarnya.
Pihaknya mengemukakan, sebagai organisasi kewartawanan tertua di Indonesia, PWI terus konsisten menggelar UKW agar wartawan yang bernaung di organisasi PWI menjadi pers masa depan yang profesional dan beretika. “Tidak harus wartawan anggota PWI yang ikut UKW, semua wartawan dari organisasi manapun wajib ikut UKW, ujrnya.

Tarmilin lebih lanjut juga menyebutkan dewasa ini tantangan untuk media semakin berat dengan hadirnya media generasi ketiga, yaitu media cyber/online ditambah lagi oleh pengguna media sosial (medsos) yang semakin berkembang pesat saat ini.

Setelah lahir media cetak, elektronik (tv), kini lahir media online hampir tidak bisa dibendung lagi ujar nya.

Namun begitu media cyber berbeda dengan medsos yang sangat sulit dikontrol dan di awasi semua pihak. Masyarakat banyak yang tidak bisa membedakan media cyber dan media sosial (medsos). Media online masih ada dilindungi UU Pers, tapi pengguna medsos jika ditemukan ada pelanggaran bisa dijerat dangan UU IT.

Tarmilin mengingatkan kepada, pengurus baru BW PWI Kabupaten Aceh Tamiang Provibsi Aceh  yang sudah dilantik, Ketua PWI Aceh Tarmilin Usman menaruh harapan dapat menjadi sosial kontrol yang profesional dan bermitra dengan pemerintah dan dengan semua pihak.

PWI boleh bermitra dengan pemerintah, namun bukan berarti bisa diintervensi pemerintah. Bahkan seharusnya wartawan digaji oleh pemerintah. Tapi itu tidak perlu, yang terpenting pemerintah bisa bekerjasama memberikan bantuan berupa peningkatan SDM kepada  wartawan khususnya di Aceh Tamiang, ujarnya lagi.

Adapun pengurus  BW PWI Aceh Tamiang yang baru saja ditetapkan/dilantik sesuai SK Nomor 282.PWI Aceh.SK.XII.2017 masa bakti 2017-2020 antara lain , Syawaluddin (Ketua), Indra (Sekretaris) dan Dede Harison (Bendahara). Selanjutnya, Erwan, Yusri, Suparmin dan Amnurdani sebagai Seksi Bidang di BW PWI Aceh Tamiang.

Sementara itu Bupati Aceh Tamiang  Hamdan Sati yang diwakili Asisten II Pemkab Aceh Tamiang, Rudiyanto, berharap semoga kehadiran anggota BW PWI Aceh Tamiang  yang baru saja dilantik akan memberi sumbangan terbesar kepada pemkab Aceh Tamiang terutama dalam segi pemberitaan yang positif.

Saat ini pemda Aceh Tamiang terus berpacu dengan waktu melaksanakan pembangunan untuk kemajuan daerah ini, ujar Rudianto .

Lebih lanjut Rudianto menyebutkan  jika dibandingkan empat kabupaten lain yang sama lahir dalam pemekaran daerah, Aceh Tamiang cukup jauh tertinggal saat saat ini.

Namun di pemerintahan saat ini khususnya pembangunan infrastruktur sampai kepelosok desa pun sudah dibangun dengan baik dan audah di nikmati oleh masyarakat luas.

Ini semuanya tidak terlepas dari dukungan semua pihak termasuk peran pers sangat besar,” katanya

Rudiyanto menginginkan, komunikasi antar organisasi pers baik dari PWI dan organisasi lainnya terus dibangun, baik. ( H a Muthallib)

Subscribe

MEDIA REALITAS