108819 KALI DIBACA

Ketua Persada Satu Ibnu Hajar SH : Pernyataan Sekda Kota Langsa Syahrul Thaib Bohong

Ketua Persada Satu Ibnu Hajar SH : Pernyataan Sekda Kota Langsa Syahrul Thaib Bohong
Ibnu Hajar, SH.

Langsa | Realitas – Ketua Persada Satu Ibnu Hajar, SH menyatakan pernyataan Sekretaris Daerah Kota Langsa (Sekdakot) Syahrul Thaib bohong.

Banyak PNS di Pemko Langsa terzalimi oleh Sekda Kota Langsa, ujar Ibnu Hajar, SH kepada Media ini, Selasa (19/03/2019).

Menanggapi pernyataan Sekda Langsa, Syahrul Thaib, Ketua Persada Satu Ibnu Hajar, SH sangat menyayangkan pernyataan itu sangat bohong tidak sesuai dengan kenyataan, kita minta Walikota Langsa Tgk Usman Abdullah, SE, copot Sekda soalnya selama ini sudah banyak bohongnya, ujarnya.

Lebih lanjut Ibnu Hajar, menyebutkan Sekda Kota Langsa Syahrul Thaib, terbukti penipu alias pembohong, terbukti atas kejahatan pemalsuan dokumen K2 pengurusan PNS beberapa waktu lalu, ini kembali membuat pernyataan yang sangat menyesatkan publik.

Ada PNS yang suratnya dikirim oleh Dinas masing-masing kepada Walikota Langsa, namun tergeser tidak dilantik di Kantor Dinas dimana rekomendasi surat itu di keluarkan makanya kita menilai sangat bohong Sekdakot Langsa Syahrul Thaib.

Banyak PNS yang menjadi korban di Pemko Langsa akibat permainan pelantikan pejabat, banyak yang tidak sesuai akhirnya di bangku panjangkan oleh pejabat di Pemko Langsa, ujar Ibnu.

Kita minta pihak-pihak yang merasa dirugikan agar laporkan kepada pihak BKN pusat, ujarnya.

Banyak pejabat di Pemko Langsa yang belum mencukupi pangkatnya mendapatkan jabatan yang tidak sesuai dengan aturan yang sudah ditentukan.

Yang lebih aneh lagi menurut Ibnu Hajar, Syahrul disebut-sebut terlibat dalam kasus dugaan K2 Honorer di Pemko Langsa, harus masuk penjara, namun sampai sekarang belum eksekusi, ujarnya.

“Kita minta Sekdakot Langsa hentikan bohongnya kepada publik, sudah jenuh orang mendengar cakap bohongnya, Syahrul Thaib juga jangan bicara sok bersih,” tutup Ibnu Hajar.

Sebelumnya diberitakan Media ini, Senin (18/03/2019) Sekdakota Langsa, tidak ada PNS “Terzolimi”

Pejabat Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Langsa, Syahrul Thaib SH, secara gamblang mengatakan, dalam menempatkan sejumlah tenaga aparatur daerah di satu jabatan dalam lingkup kerja Pemerintahan setempat, pihaknya telah melakukan kewajiban tersebut, secara transparan dan sesuai dengan peraturan yang ada.

Dimana dalam persoalan ini, kita tetap mengacu kepada Undang-Undang nomor 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN)

Adapun mengenai pengusulan terhadap nama-nama, calon pejabat yang akan di usulkan namanya untuk menduduki salah satu posisi jabatan yang ada di Pemerintahan Kota Langsa, sepenuhnya diajukan oleh pihak atasannya.

“Jadi kita tidak tahu-menahu dan terlibat secara langsung mengenai persoalan ini,” jelas Sekda Kota Langsa, kepada wartawan Media Realitas saat menjumpainya di ruang kerjanya, Senin (18/03/2019).

Seraya dirinya mengatakan, sejauh ini, kami hanya bisa memberikan nilai secara objektif yang sifatnya kita lakukan secara adil dan transparan.

Apalagi dalam memberikan penilaian tersebut, pihak kita juga melibatkan pihak akademisi, terdiri dari pihak Perguruan Tinggi Samudra Langsa dan IAIN Cot Kala Langsa yang secara langsung tergabung kedalam sebuah tim yang disebut dengan nama panitia seleksi.

“Jadi kalau ada orang yang merasa terzolimi, itulah realitanya yang kami tempuh selama ini, dalam menempatkan seorang pejabat di Pemerintahan Kota Langsa,” papar Syahrul.

Dan bagi pejabat yang sudah berusia diatas 5 tahun, menduduki posisi jabatannya di jajaran Pemerintah Kota Langsa, kita akan segera menyurati dan melakukan evaluasi terhadap kinerjanya, lanjut Syahrul Thaib.

Dari pantauan wartawan Media Realitas yang bertugas di wilayah Pemerintahan Kota Langsa, diketahui ada sejumlah pejabat di Pemerintahan setempat, yang sudah 5 tahun ini menduduki posisi jabatan.

Namun belum pernah terdengar kabar adanya upaya evaluasi yang dilakukan oleh pihak Pemko Langsa, sebagaimana yang di katakan oleh Bapak Sekda.

(Effendi Musa/ Red)

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS