26119 KALI DIBACA

Ketua LSM APAP RI STOP : Pemindahan Napi Narkotika ke Aceh Jadi Ajang Proyek Pejabat Kumham Pusat

Ketua LSM APAP RI STOP : Pemindahan Napi Narkotika ke Aceh Jadi Ajang Proyek Pejabat Kumham Pusat

example banner

Banda aceh I Media Realitas – Ketua LSM APAP RI Aceh Ibnu Hajar SH penindahan narapidana ( napi ) dari Jakarta, Medan dan beberapa daerah lainnya ke Aceh menjadi ajang proyek pejabat Kumham Jakarta.

Seharusnya pihak pejabat Kumham Jakarta harus memikirkan kondisi Aceh yang jauh berbeda denga kondisi daerah lain saat ini.

Napi yang mendapat hukuman putusan ingkar ah mencapai 18-15-10 tahun seharusnya jangan lagi di pindah ke Aceh karena mereka adalah berasal dari Aceh selama ini menjadi mafia sabu sabu di luar aceh.

Kalau sudah pindah ke aceh pasti mereka lari dari Lapas dan rutan di aceh ini sudah banyak terjadi di aceh, seperti tahanan di Lapas bireun, rutan Sigli, dan beberap Lapas dan rutan lainnya, ujar Ibnu Hajar SH kepada media ini di Banda aceh Jumat (23/6).

Menurut Ibnu Hajar, pemindahan napi yang terlibat narkoba ke aceh ajang proyek pejabat dukungan pusat yang mengeluarkan rekomendasi ke Kumham aceh sehingga pihak Kumham aceh seperti di intervensi oleh oknum oknum pejabat Kumham pusat atau sengaja mereka menguatkan izin pindah ke aceh agar bisa lari dari Lapas dan rutan di aceh atau bisa buka sabu sabu lagi kalau mereka para pengusaha sabu-sabu itu di luar.

Kita sangat menyayangkan sekali selama ini banyak dukung atau mafia sabu sabu yang sudah pindah ke aceh berkeliaran di luar seharusnya mereka narapidana ini dalam tahanan sesuai dengan napi lainnya ujar Ibnu Hajar.
Pejabat pusat intervensi pejabat Kumham aceh agar mau menerima rekomendasi pejabat pusat terhadap pemindahan para cukong sabu sabu ke aceh.

Kita minta agar pihak pejabat pusat stop kegiatan ini dan kita sedang memantau ke semua Lapas dan rutan di aceh kalau ada mafia sabu sabu atau cukong sabu pindah ke aceh yang mendapatkan hukuman 10 tahun ke atas akan kita surati Kumham Jakarta nanti dasar apa atau pertimbangan apa mereka bisa pindah ke aceh padahal Lapas atau rutan ini masih didalam wilayah NKRI, ujar nya lagi.

Banyak sekali mafia sabu sabu yang sudah pindah ke aceh tetapi mereka tidak didalam tahanan saat ini kadang kadang kita mendengar sudah di tangkap diluar oleh BNN atau pilisi di aceh atau diluar aceh seperti beberapa oknum yang sudah terjaring diluar selama ini.

Sekarang kita minta stop intervensi pemindahan napi terlibat narkotika ke aceh minta Ibnu Hajar.

Kondisi Lapas dan rutan di aceh sangat jauh beda dengan kondisi Lapas dan rutan di luar aceh. Banyak pegawai Lapas dan rutan di ancam kadang kadang untuk mengeluarkan napi dari dalam Lapas dan rutan seperti yang terjadi baru baru di salah saru Lapas di aceh ada oknum sipir yang bermain sehingga cukong sabu bisa keluar dan melarikan diri.

Pejabat Kumham pusat kita minta segera periksa cukong sabu yang sudah mereka keluarkan rekomendasi apakah napi itu ada di dalam tahanan kita minta segera cek jangan main mata dengan pejabat Lapas atau rutan di aceh dalam hal ini.

Sudah berapa banyak mereka meraup keuntungan pada saat mereka keluarkan rekomendasi pemindahan napi sehingga aceh yang menjadi korban tidak henti hentinya pihak polisi menangkap oknum oknum oengedar sabu di aceh karena mereka tidak merasa jera dan tidak merasa efek jera merasa uang bisa bicara ujar nya.

Napi berduit dan punya pengaruh selalu mendapat tempat istimewa, dimata rakyat hukum adalah objek jual beli, perbuatan bejat oknum pejabat yg menyalahgunakan amanah perlu mendapat sanksi tegas.

Kelemahan sistim pengawasan dari pemerintah pusat menjadi momen untuk memetik keuntungan bagi pejabat nakal di daerah.

Pejabat di kementerian hukumham pusat sepertinya sengaja, dengan modus bongkar pasang dan pergantian tempat bagi para napi tertentu dari penjara di luar provinsi Aceh di pindahkan ke provinsi aceh.

Sekarang kita pantau semua Lapas dan rutan setiap ada napi yang baru pindah ke aceh ancaman nya mencapai diatas 10 tahun akan kita selidiki siapa oknum yang terlibat ikut bermain dalam hal ini apakah pejabat Kumham pusat anggota DPR RI yang selama ini di duga ikut ambil andil atau pejabat setingkat staf ahli menteri yang terlibat semua nanti akan kita dapatkan dan akan kita Surati Presiden atau lembaga terkait lainnya napi yang dipindah itu mengeluarkan biaya mencapai ratusan juta rupiah.

Kita sudah mendapatiku alur pemindahan napi ini kepada siapa mereka bayar dan siapa saja yang terlibat di tingkat pusat.

Akan kita bongkar nanti dan sedang kita tunggu mulai bulan ini napi yang masuk ke Lapas dan rutan di aceh akan kita pertanyakan ke Kakanwil Kumham aceh dasar apa pindah ke aceh dan rekomendasi siapa pindahnya juga siapa yang melakukan pengurusan dilapangan demikian Ibnu Hajar menutup keterangan nya.( hai )

Subscribe

MEDIA REALITAS