31619 KALI DIBACA

Ketua FPRM Desak Pemerintah Aceh Berikan Bantuan Hukum Untuk 16 Warga Aceh Timur

Ketua FPRM Desak Pemerintah Aceh Berikan Bantuan Hukum Untuk 16 Warga Aceh Timur

example banner

Langsa | Realitas – Ketua Forum Peduli Rakyat Miskin (FPRM) Nasruddin mendesak Pemerintah Aceh dan Pemerintah Pusat untuk segera memberi perlindungan hukum kepada enam belas orang nelayan asal Aceh Timur, yang di tangkap oleh pihak Kepolisian Laut Myanmar tepatnya di Kawthaung, Provinsi Tanintharyi, Myanmar.

Informasi yang diterima pihaknya nelayan tersebut berangkat melaut dengan menggunakan Kapal Motor (KM) Bintang Jasa dari Kuala Idi Aceh Timur, pada Rabu (31/10/2018).

Ke-16 nelayan tersebut yakni Jamaluddin, Nurdin, Samidan, Efendi, Rahmat, Saifuddin, Nazaruddin, Syukuri, Darmawan, Safrizal, Umar, M.Aris, Jamaludin, Sulaiman, M.Akbar dan Paturahman, ujar Nasruddin Kepada Media Realitas, Sabtu (10/11/2018).

Lebih lanjut Nasruddin menyebutkan Nelayan asal Aceh Timur ini ditangkap Selasa (6/11/2018) sekira pukul delapan pagi waktu setempat.

Hingga saat ini, mereka belum bisa berkomunikasi dengan berbagai pihak, termasuk dengan pihak keluarganya.

Ketua FPRM Nasruddin meminta kepada kedutaan Myanmar di Jakarta agar dapat membantu proses pemulangan nelayan tersebut, dikhawatirkan nantinya akan terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan, ujar tokoh Muda ini.

Mengingat mereka memasuki Laut Negara Myanmar bukan karena sengaja menyalahi keimigrasian, sebut Nasruddin.

Selain itu, kami sangat apresiasi kepada Panglima Laut dan KBRI di Myanmar yang begitu cepat merespon dan menindak lanjuti informasi dengan berkordinasi dengan berbagai pihak untuk memberikan advokasi kepada nelayan yang telah di tahan di Myanmar.

Kita juga meminta kepada semua pihak untuk segera melakukan proses pemulangan ke-16 Warga Aceh Timur, pemerintah Aceh jangan tinggal diam saja, segera lakukan proses pemulangannya, tutur Nasruddin. (H A Muthallib)

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS