204519 KALI DIBACA

Kepala Perwakilan YARA Aceh Timur, Minta Menajemen RS Graha Bunda Idi Kembalikan Uang Pasien Peseta ASKES

Kepala Perwakilan YARA Aceh Timur, Minta Menajemen RS Graha Bunda Idi Kembalikan Uang Pasien Peseta ASKES

example banner

ACEH TIMUR I MEDIA REALITAS – Kepala Perwakilan Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA ) Aceh Timur,  Tgk indara Kusmera,  meminta RS Graha Bunda untuk kembalikan uang pasien peserta Askes,  dan akan melaporkan RS ini ke pihak Askes untuk di putuskan kontrak dengan RS Graha Bunda. Tidak ada alasan pihak RS Graha Bunda mengutip uang dari peserta ASKES dan BPJS di rumah sakit ini sudah sangat keterlaluan sekali, ujar Tgk Indra Kusmara Kepada media ini Senin (15/1/2018) di Aceh Timur.

Lebih lanjut Tgk Indra menyebutkan Khairani Wahab, itu adalah peserta ASKES dan baru memasuki masa pensiun di Aceh Timur dan memiliki Askes ujar Tgk Indra. Kita ada hubungan pihak kantor BPJS nanti untuk memastikan kalau Khairani itu anggota PBJS di Aceh Timur atau bukan jelas Indra.

Kalau nanti kita dapatkan hasil Yang benar di BPJS Khairani adalah anggota Askes atau BPJS kita minta pihak BPJS segera putuskan kontrak kerja sama dengan pihak RS Graha Bunda Idi jelas Indra.

Kita minta pihak menajemen yang sudah terlanjur mengambil uang dari pasien segera kembalikan kita Minta pihak RS GRAHA bunda dalam waktu 2×24 uang korban itu segera dikembalikan.

Pihak BPJS juga kita Mintak segera memberikan data Khairani yang memperoleh ASKES dari kantor nya agar tidak saling di rugikan nantinya.

Tidak mungkin Khairani seorang PNS yang sudah memasuki masa pensiun memiliki ASKES bodong, lagi pun sekarang korban di rawat di RS Zubir Mahmud idi rumah sakit pemerintah di Aceh Timur juga menggunakan kartu ASKES ,” ujar Indra menutup keterangan nya.

Rumah Sakit Graha Bunda Idi

Sebelumnya Media Ini Memberitakan Rumah sakit Graha Bunda Idi Aceh Timur tolak pasien menggunakan kartu Askes dan Mintak uang jaminan mencapai jutaan rupiah. Citra Pelayanan yang diberikan oleh pihak Rumah Sakit Graha Bunda sangat mengecewakan Dan terkesan buruk pelayanan nya.

Pasien yang datang berobat ke rumah sakit itu menggunakan kartu Askes Tidak Berlaku Dan kami tetap harus Bayar”ujar Khairani Wahab (61) Warga  Dusun Buket Bate Gampong Buket Teukuh Kecamatan Idi tunong kabupaten Aceh Timur, salah Seorang  Pns yang baru memasuki masa pensiun  Desember tahun 2017 kepada wartawan Minggu (14/01/18) di rumah Sakit Umum Zubir Mahmud idi.

Lebih lanjut  Khairani  wahab dirawat saat ini dengan mengunakan kartu Askes yang sama sehingga Alasan apapun yang diberikan oleh pihak Rumah Sakit Graha Bunda Tidak masuk akal”katanya dengan nada sedih.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Khairani yang didamping anak nya Maulidin 24 tahun,  yang mengurus semua berkas mulai dari Foto copy Askes,KK,KTP Dan slip Gaji sudah Kira serahkan kepada pihak Rumah Sakit Graha Bunda namun pihak Rumah Sakit Graha Bunda masih mengatakan Askes ibunya masih belum Berlaku Dan bermasalah dengan BPJS sehingga kami tetap Harus membayar kepada mereka, ujar nya.

Menurut Maulidin anehnya lagi setelah kami Bayar dengan jumlah yang Tidak sedikit yaitu Rp:4.372.242, ( terbilang Empat Juta Tiga Ratus Tujuh Puluh Dua Ribu Dua Ratus Empat Puluh Dua Rupiah) dan setelah itu Saya bawa ibu Kerumah Sakit Zubir Mahmud Dan sudah Satu minggu Tidak Ada masalah apapun di rumah sakit ini.

Maulidin meminta kepada pihak terkait di Aceh Timur dan Bupati Aceh Timur agar sapat mengambil tindakan tegas dan uang kami hrus segera dikembalikan oleh pihak Rumah sakit Graha Bunda idi, ujarnya.

Pihak kepolisian kami minta agar segera melalukan pemeriksaan terhadap pelayanan rumah sakit Graha idi Aceh Timur karena mereka sudah melakukan pemerasan terhadap kami, ujarnya lagi.

Yang pasti pihak rumah sakit graha bunda segera kembalikan uang kami yang sudah diminta sama kami secara paksa, uang itu biaya hidup kami karena keluarga kami baru memasuki masa pensiun.

Sementara itu  Humas Rumah Sakit Graha Bunda Afrijal kepada media ini menjelaskan melalui selulernya, terkait perihal permasalahan tersebut, Lebih jelasnya pasien tersebut perbaiki saja datanya sampai Askes itu BPJS mengakuinya yang bahwasanya pasien tersebut patnernya dan klaennya, sekaligus mengeluarkan Surat yang bahwa  ibunya khairani wahab yang berobat kemarin sudah diakuinya dituang didalam Surat yang dikeluarkan oleh BPJS.

Dan selanjutnya diserahkan kepada pihak kami(Rumah Sakit Graha Bunda), Dan terkait dengan Dana pasien itu sebesar apapun Akan kami kembalikan ungkapnya.Lebih lanjut Afrijal menambahkan bahwa sebenarnya tidak ada persoalan,tapi sampai Hari ini pihak BPJS Tidak mau mengakuinya terkait dengan data Ibu khairani wahab,ini yang menjadi masalah Dan menjadi persoalan Kata Afrijal di ujung telpon genggam nya.(red)

Subscribe

MEDIA REALITAS