65019 KALI DIBACA

Kepala Desa Terpilih Tewas Dibacok Warga

Kepala Desa Terpilih Tewas Dibacok Warga

PANCUR BATU, Sumut | Media Realitas- Kepala Desa Rambung Baru, Kecamatan Sibolangit yang baru saja terpilih pekan lalu, Cikepen Tarigan, meregang nyawa. Ia tewas dibacoki warganya. Pelaku pembacokan Rusli Bangun.

“Pelakunya sudah diamankan. Sekarang masih dalam pemeriksaan penyidik,” kata Kapolsek Pancurbatu, Kompol Choky Milala, Senin (18/12/2017).
Choky mengatakan, korban dibacok selepas pulang dari gereja pada Minggu (17/12/2017) sekitar pukul 14.00 WIB. Hanya saja, Choky belum bisa memastikan apa motif pembacokan ini.

“Masih kami dalami. Nanti jika sudah diketahui motifnya, akan kami sampaikan kepada teman-teman,” katanya. Akibat peristiwa ini, korban mengalami luka bacok di leher. Setelah kejadian, warga sempat membawa korban ke RSUP Adam Malik untuk dirawat.

Namun, setiba di rumah sakit, korban meninggal dunia. Diduga, karena kehabisan darah. Camat Sibolangit, Amoz Karokaro juga belum bisa memastikan apa penyebab pembacokan ini.

Katanya, antara korban dan pelaku sempat cekcok.
“Korban dan pelaku ini bisa dibilang masih keluarga. Sebab, istri korban kakak beradik dengan istri pelaku,” katanya. Rencananya, sambung Amoz, jenazah korban akan dimakamkan pada Selasa (18/12/2017). Saat ini, jenazah sudah dibawa ke rumah duka di Desa Rambung Baru, Kecamatan Sibolangit.

Kapolsek Pancur Batu, Kompol Choky Milala mengungkap dari pemeriksaan sementara, terungkap bahwa pelaku nekat membunuh korban karena masalah surat tanah. Sekitar lima tahun lalu, pelaku pernah memberikan uang pada korban untuk biaya administrasi.

Lanjut Kapolsek, pelaku pernah memberikan uang senilai Rp 1 juta pada korban untuk biaya administrasi surat tanah. Namun, ketika ditagih, korban kerap mengelak dan mengaku tak pernah mengurus surat tanah milik pelaku.

“Pelaku mengaku dendam. Sehingga, ketika korbannya pulang dari gereja, mereka cekcok. Lalu pelaku pulang mengambil parang,” ungkap Choky. Karena sudah emosi, pelaku mendatangi korban di kediamannya. Ia kemudian mengayunkan parangnya ke arah kepala, leher dan bahu korban.(hen/min)

Subscribe

MEDIA REALITAS