51619 KALI DIBACA

Kapolres Aceh Singkil Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Rencong 2017

Kapolres Aceh Singkil Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Rencong 2017
Kapolres Aceh Singkil, AKBP Ian Rizkian Milyardin, SIK pemeriksaan Pasukan, dalam Apel Gelar Pasukan Lilin Rencong 2017, Kamis (21/12/2017) di halaman Markas Polres Aceh Singkil.(Media Realitas/Rostani)

example banner

Aceh Singkil I Media Realitas – Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Aceh Singkil, AKBP Ian Rizkian Milyardin, SIK pimpin A Apel Pasukan Operasi Lilin Rencong 2017. Apel digelar di halaman Markas Polres Aceh Singkil, Kamis (21/12/2017), dengan Komandan Upacara yaitu Iptu Darmi Arianto Manik.

Kapolres Aceh Singkil, AKBP Ian Rizkian Milyardin, SIK dalam pembacaan amanat Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, Jendral Polisi, H. Muhammad Tito Karnavian, Ph.D, mengatakan Apel Gelar Pasukan dilaksanakan sebagai pengecekan akhir terhadap kesiapan personil pengamanan berikut kelengkapan sarana dan prasaran pendukung.
“Serta keterpaduan unsur lintas sektoral dalam pengamanan guna mewujudkan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” kata Kapolres.

Dikatakan Kapolres Operasi Lilin 2017 akan dilaksanakan terhitung mulai tanggal 23 Desember 2017 sampai dengan 1 Januari 2018. Kegiatan mengedepankan kegiatan preventif didukung kegiatan penegakan hukum, yang melibatkan 170.304 personil yang tersebar di seluruh Indonesia. Polri juga menyiapkan 1.609 Pos Pengamanan dan 643 Pos Pelayanan untuk melayani seluruh masyarakat Indonesia yang merayakan hari Natal 2017 dan Tahun Baru 2018.

Sementara untuk wilayah Aceh Singkil, Polres Aceh Singkil melibatkan 350 personil personil, dan 5 pos pengamanan.
“Personil terdiri dari 100 orang dari Satuan Brimob, 200 orang dari Polres, dan 50 orang dari Kodim 0109 Singkil. Sedangkan pos yang kita siagakan di Polsek Penanggalan, Suro, Simpang Kanan, Danau Paris, dan Gunung Meriah,” kata Kapolres Ian kepada wartawan.

Kapolres Ian mengatakan khusus pada perayaan Natal personil dibagi secara merata. Yang akan ditempatkan minimal 10 orang di tempat-tempat ibadah umat Kristiani.
“Personil kita bagi rata minimal ada sepuluh orang di satu tempat ibadah. Mereka nanti bergulir, bergantian, selama operasi,” ujar Kapolres Ian.
Dikatakan Kapolres sesuai amanat Kapolri, ancaman teror merupakan ancaman terbesar dalam pelaksanaan libur Natal dan Tahun Baru. Karena itu semua pihak dihimbau untuk tetap waspada.

“Ancaman teror bisa ada di semua tempat, karena itu kita harus waspada di semua lini,” pungkasnya.(Rostani).

Subscribe

MEDIA REALITAS