87819 KALI DIBACA

Jalan Rusak Masyarakat Gampong Alue Lhok dan Warga Snb Buya Larang PT.Bumi Flora Membawa Barang.

Jalan Rusak Masyarakat Gampong  Alue Lhok dan Warga Snb Buya Larang PT.Bumi Flora Membawa Barang.

ACEH TIMUR I MEDIA REALITAS-Warga   masyarakat di dua gampong  memalang jalan melarang Armada PT. Bumi Flora melintasi  jalan kampung mereka,pasalnya selama ini jalan jalan yang mereka lewati sudah rusak parah akibat turun hujan akhir akhir ini sehingga jalan sebelumnya baik saat ini  sudah berlubang dan berlumpur dan hampir tidak bisa dilewati oleh Roda dua, begitu kata  keuchik gampong Alueu Lhok kepada media ini jum’at ( 5/1/18).

G.Man alias satelit menyampaikan sejumlah tuntutan warga masyarakatnya kepada pihak Perusahaan perkebunan kelapa sawit tersebut  diantaranya harus memperbaiki ,saluran air/lenin, Batu timbunan, batu bersih, dan apabila itu sudah diperbaiki silahkan lewat mobil angkutan,kami tidak akan menahan mobil mereka,namun kalau mereka belum membawa  marterial tersebut  jangan dilintasi dulu ini demi kebaikan kita bersama kata G.man,diharapkan kepada Perusahaan PT. Bumi Flora untuk segera memperbaiki jalan yang sudah hancur didesa Alue lhok.

Sementara ini dari Gampong snb Buya tidak  terjadi kesepakatan antara warga masyarakat dengan pihak Perusahaan  PT. Bumi Flora karena jembatan yang akan dilewati oleh pihak Perusahaan hampir patah sekiranya pihak perusahaan  bersedia mereuhap jembatan tersebut  mungkin warga masyarakat memporbolehkan Armada angkutan pembawa kelapa sawit,namun dari pantauan media ini tadi pukul 16:20 negosiasi dengan  masyarakat  tidak mendapatkan jawaban dari pihak Perusahaan  tersebut,Keuchik Gampong  snb. buya Abdullah ar menyampaikan kekecewaannya terhadap perusahaan  PT. Bumi Flora tersebut dengan  adanya perusahaan setidaknya membawa berkah kepada masyarakat, tapi perusahaan ini lain dari yang lain katanya,bagai mana tidak katanya hampir lebih kurang 200 ha keubun masyarakat Gampong snb buya berada didalam HGUnya PT tersebut dan mereka  sangat sombong  dan angkuh sehingga masyarakat tidak begitu berkenan dengan  keberadaan  perusahaan  tersebut.

Dari perwakilan Perusahaan yang turun kelapangan Azhari KTU menyatakan bahwa kalau masyarakat  tidak mengizinkan kami melewati jalan dan jembatan  kami tidak akan melewatinya dan adapun permintaan dari masyarakat akan kami  sampaikan  kepada atasan demikian katanya. (hasbi abubakar)

Subscribe

MEDIA REALITAS