270719 KALI DIBACA

Isu Mutasi Merebak, Pejabat Bireuen Kasak-Kusuk Diduga Banyak Yang Menempati Jabatan Basah Orang Dekat Penguasa.

Isu Mutasi Merebak, Pejabat Bireuen Kasak-Kusuk Diduga Banyak Yang Menempati Jabatan Basah Orang Dekat Penguasa.

Bireuen I Realitas – Isu mutasi merebak sejumlah pejabat Bireun mulai Kasak kusuk diduga banyak yang menempati jabatan basah orang dekat penguasa.

Sejumlah pejabat yang mengetahui adanya isu mutasi itu, dikabarkan mulai kasak kusuk menyikapi kabar ini, ada yang mulai gelisah ketakutan tidak mendapatkan jabatan Basah.

Pasalnya, para pejabat sejak dua ini sudah mulai was-was rencana mutasi skala besar tahap pertama era pemerintahan Saifannur Bupati yang baru saja terpilih.

Bahkan, sebagian pejabat struktural yang ditemui Media Realitas, Minggu (13/5/2018) mengaku sangat berharap dipindahkan dari posisi jabatan, serta sebagian lainnya ingin membidik kursi empuk pada sejumlah instansi di wilayah itu ujar salah seorang pejabat di Kabupaten Bireun.

“Saya sudah bosan di posisi sekarang dan sudah mengajukan untuk segera dipindah, tapi bupati belum melakukan reposisi bagi eselon III,” ungkap sumber pejabat internal pemda Bireun lagi.

Dia mengaku, Pemkab Bireun diisukan melantik puluhan pejabat eselon II, III dan IV pada hari Senin, 14 Mei 2018.

Kabar ini, disambut beragam oleh abdi publik itu.

Ada yang ketakutan hilang jabatan, ada pula yang berusaha menerobos sistem dan berupaya menyuap pihak-pihak yang dekat dengan penguasa, supaya berhasil merebut jabatan strategis.

“Dalam penempatan pejabat struktural itu, syarat dengan kepentingan.

Mulai dari oknum pejabat, lingkungan kerabat dekat Bupati dan pihak-pihak yang ditempatkan pada lahan basah,” tandas sumber itu lagi.

Wakil Bupati Bireuen, Dr Muzakkar A Gani yang dikonfirmasi media Realitas Mingggu Sore (13/5/2018), masalah mutasi itu suatu hal yang lumrah untuk memperkuat organisasi di tubuh Pemerintah Daerah.

Sehingga, tidak ada yang harus dipersoalkan terkait rencana tersebut ujarnya.

Ketika ditemui Muzakar yang didampingi Sekdakab Bireuen, Ir Zulkifli Sp selaku Ketua Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) mengatakan, semua penempatan pejabat struktural itu, sudah sesuai mekanisme yang ada sebutnya lagi.

“Mereka kan dinilai, supaya dapat kami tentukan untuk mengisi posisi tertentu yang sesuai.

Mutasi dilakukan karena ada kebutuhan, jika memang sudah baik dan benar dalam bekerja, pasti akan tetap dipertahankan,” ungkapnya.

Sejumlah sumber lain yang beredar di daerah ini sejak dua hari terakhir dibalik isu mutasi ini, merebak pula aroma busuk dan skandal diduga adanya intervensi keluarga Bupati, yang diduga ikut campur dalam menentukan pejabat struktural di lingkungan Pemkab Bireuen. (M.Reza)

Subscribe

MEDIA REALITAS