59819 KALI DIBACA

Hasil Gabah Padi di Aceh Selatan Suplus Tingkat Dunia

Hasil Gabah Padi di Aceh Selatan Suplus Tingkat Dunia

ACEH SELATAN | MEDIA REALITAS -Sudah puluhan tahun yang lalu, hasil gabah padi di Kabupaten Aceh Selatan hasil panennya selalu mengecewakan petani.

Namun berkat kegigihan pemerintah daerah Kabupaten Aceh Selatan bekerjasama dengan pihak dinas instansi, hasil padi tidak ketinggalan lagi bila dibandingkan dengan daerah lain.

Terkait hasl padi tersebut yang mengembirakan pada warga petani Kabupaten Aceh Selatan, mulai dari Kecamatan Labuhanhaji Barat hingga Kecamatan Trumon Timur, hasilnya sukup baik, kata Kadis Pertanian dan Peternakan Aceh Selatan, Yulizar, SP kepada media ini, Selasa (02/01/2018) disalah satu warkap di sudut kota Tapaktuan.

Yulizar mengakui hasil padi di Kabupaten Acrh Selatan, sudah Suplus hasilnya bahkan sudah tingkat dunia, yang selama ini hasil padi yang baik terdapat di Pitnam dan Tailan.

Hal tersebut katanya berkat kegigihan Pemerintah Daerah yaitu Bupati HT Sama Indra, SH ia terus menerebos dan memperjuangkan nasib petani disini.

Sebab mereka bila ada petani yang mengeluh dimisalkan tentang jaringan saluran irigasi, ia terus menanggapi dengan serius dan membangun irigasi maupun saluran, rekan-rekan boleh lihat dari Kecamatan Labuhanhaji Barat hingga Kecamatan Trumon Timur, irigasi maupun saluran sudah teratasi semuannya.

Kemudian masalah pupuk, benih padi dia terus mencari benih padi yang unggul. Alhamdulillah selama kepemimpinan HT Sama Indra, boleh dikatakan tidak berapa lagi lahan yang tidak di fungsikan, katanya.

“Yang biasanya petani dikabupaten ini, hanya panen dalam setahun satu kali, dan sekarang sudah tiga kali panen setahun,”paparnya.

Lebih lanjut Yulizar menyampaikan, yang masih ada ketinggalan kita masalah tanaman jagung, di Provinsi Aceh, tanaman jagung Kabupaten Aceh Selatan sejak tahun 2015 hingga tahun 2017 masih urutan dua, setelah Kota Cane Kabupaten Aceh Tenggara.

Sementara yang belum kita hendel ada tiga , seperti Ternak, kedele dan Wet Suger (gula), dan insya Allah tahun 2019 akan datang sudah terhendel semuanya, dan sekarang tetus berupaya, tambah Kadispertanak, Yulizar, SP.(MR.Zulmas)

Subscribe

MEDIA REALITAS