1468619 KALI DIBACA

Gara-gara Akun FB, Seorang Wanita di Abdya Polisikan Mantan Pacarnya

Gara-gara Akun FB, Seorang Wanita di Abdya Polisikan Mantan Pacarnya

Blangpidie |  Media Realitas – Seorang pria berinisial Mu (34) ditangkap oleh tim Sat Reskrim Polres Aceh Barat Daya (Abdya), Selasa (9/1/2018) subuh sekitar pukul 05.30 WIB, karena diduga menyebar foto dan status tidak senonoh terhadap mantan kekasihnya di media sosial (Facebook).

Kapolres Abdya AKBP Andy Hermawan SIK MSc melalui Kasat Reskrim, Iptu Zulfitriadi SH, Rabu (10/1/2018) mengatakan, pelaku mengaku melakukan perbuatan tidak senonoh itu. Hal itu dipicu, karena kecewa dengan sikap korban yang memutuskan hubungan mereka dan akhirnya menikah dengan pria lain.

“Pelaku sudah kami tangkap di kediamannya, Desa Alue Ambang, Kecamatan Teunom, Kabupaten Aceh Jaya sekira pukul 05.30 WIB. Saat ini masih dalam tahap pemeriksaan,” ungkap Zulfitriadi didampingi Kanit Tindak Pidana Tertentu (Tepiter) Brigadir Aulia Fallah diruang kerjanya.

Berdasarkan penyelidikan, lanjut Zulfitriadi, foto-foto dan status yang tidak senonoh berada pada dinding akun Facebook atas nama DRD (korban) sudah mulai tersebar tanpa sepengetahuan korban. Dimana, pelaku menggunakan akun Facebook itu dengan mengatasnamakan korban.

Lalu, pelaku dengan serta merta membuat status yang justru merugikan korban termasuk menempelkan foto-foto tidak senonoh di dinding Facebook itu. “Saat ini, kita sudah membuat surat penahanan terhadap pelaku. Untuk kasus ini, sudah kita tingkatkan ke tahap penyidikan,” tutur Zulfitriadi.

Korban, DRD (26) yang merupakan warga Kecamatan Tangan-Tangan, Kabupaten Abdya itu baru mengetahui akun Facebook tersebut sekitar beberapa bulan yang lalu. Kemudian, korban melaporkan kejadian tidak senonoh itu ke Polres Abdya dengan nomor : LP-B/35/XII/2017/SPKT, tanggal 21 Desember 2017.

Dalam isi laporan itu, pelaku telah melakukan dugaan tindak pidana penghinaan dan/atau pencemaran nama baik melalui sarana elektronik sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang transaksi elektronik.

Polisi lansung melacak keberadaan pelaku dan menemukan pelaku dikediamannya. “Tanpa perlawanan sedikitpun, kita lansung memboyong pelaku dibantu anggota Polsek setempat.  Dari tangan pelaku, kita berhasil mengamankan barang bukti berupa dua unit hendphon yang salah satunya terdapat akun Facebook atas nama DRD,”  sebut Zulfitriadi kepada wartawan.

“Untuk kasus ini, pelaku dijerat pasal UU ITE, sebagaimana rumusan pasal 27 ayat (1) jo pasal 45 (1) UU RI Nomor 19 Tahun 2016 Perubahan atas UU RI Nomor 11 Tahun 2008 TP. UU ITE, dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara,” sambung Zulfitriadi.

Terakhir, Zulfitriadi mengemukakan bahwa perkara kasus ITE ini merupakan kali pertama di Abdya. “Baru kali ini kita menangani kasus seperti ini di Abdya, jadi kita juga akan meminta keterangan dari ahli ITE untuk kelengkapan berkas perkaranya,”  demikian ujarnya. (Syahrizal)

Subscribe

MEDIA REALITAS