8819 KALI DIBACA

Forkab Aceh Mengaku Kecewa Dengan PNA

Forkab Aceh Mengaku Kecewa Dengan PNA

BANDA ACEH I Realitas – Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Forum Komunikasi Anak Bangsa (Forkab Aceh), Polem Muda Ahmad Yani mengaku kecewa dengan sikap politik Partai Nanggroe Aceh (PNA) yang memilih bergabung dengan Partai Aceh (PA) dalam Koalisi Aceh Bermartabat (KAB) Jilid II.

“Langkah politik PNA meninggalkan teman koalisinya itu kebijakan politik yang cukup prematur dan di luar perkiraan kita semua. Artinya, tanpa angin maupun hujan, PNA seolah kian semberono dan gegabah memilih untuk menentukan arah koalisi yang seakan ingin mengumumkan ‘perang’ terbuka terhadap pemerintahan saat ini,” kata Polem kepada wartawan, di Banda Aceh, Rabu (10/7).

Padahal, lanjut Polem, apabila PNA bersabar sejenak, Forkab Aceh akan ikut berjuang untuk menjumpai Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyaah agar Nova mengambil kader terbaik PNA menjadi wakilnya kelak jika Irwandi kalah di tingkat banding. “Tapi, apa boleh buat, ibarat nasi telah menjadi bubur. Artinya, semua sudah berlalu,” ujar Polem Muda.

Saat ini, kata Polem, Forkab tetap berkomitmen bersama PDIP, Demokrat, PDA, dan PKB (partai koalisi pengusung Irwandi-Nova) tanpa mau menelikung dari belakang, bergabung bersama lawan politik dan memilih mengkhianati teman partai koalisi Irwandi-Nova.

Polem mengaku heran pada sikap PNA yang bergabung dengan KAB jilid II yang diinisiasi dan diketuai Mualem yang notabene adalah lawan politik Irwandi-Nova pada Pilkada 2017.

“Upaya perlawanan politik PNA yang Forkab anggap lebih memilih memperkuat barisan Mualem sebagai langkah serius PNA untuk menyusun kekuatan baru demi kepentingan politik Mualem agar sukses bertarung pada Pilgub 2022 mendatang,” pungkas Polem. (mas/Tribun/Nrl)

 

 

Subscribe

MEDIA REALITAS