42419 KALI DIBACA

Eldin Tinjau Persiapan  Akhir Ramadhan Fair  

Eldin Tinjau Persiapan   Akhir Ramadhan Fair   
Wali Kota Medan, Drs H T Dzulmui Eldin S MSi meninjau persiapan Ramadhan Fair XIII tahun 2016 di Taman Sri Deli Medan, Kamis (9/6). Peninjauan ini dilakukan untuk melihat sejauh mana persiapan yang telah dilakukan panitia

mediarealitas  | Medan

Wali Kota Medan, Drs H T Dzulmui Eldin S MSi meninjau persiapan Ramadhan Fair XIII tahun 2016 di Taman Sri Deli Medan, Kamis (9/6). Peninjauan ini dilakukan untuk melihat sejauh mana persiapan yang telah dilakukan panitia, sebab Eldin ingin perhelatan yang telah menjadi ikon Kota Medan  sebagai wisata kuline rbernuasa religi ini lebih baik  dari tahun-tahun sebelumnya dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

                Eldin meninjau seluruh stand yang telah dipersipkan, termasuk panggung utama yang berada persis di tengah kolam. Saat melakukan peninjauan Eldin turut didampingi Asistem Pemerintahan, Musadad Nasution, Asisten Umum. Musadad Nasution, Plt Kadis Kebudayaan dan Pariwisata, Hasan Basri,Kadis Perhubungan, Renward Parapat, Kasatpol PP M Sofian serta Kadis Pertamanan, Zulkifli Sitepu.

                Usai melakukan peninjauan, Wali Kota tampak puas. Meski demikian mantan Wakil Wali kota dan Sekda Kota Medan itu menyampaikan sejumlah masukan agar pelaksanaan Ramadhan Fair tahun ini lebih baik lagi. Dia tidak mau para pengunjung  yang  datang kecewa, sehingga tak tertarik untuk berkunjung kembali.

                Untuk memuaskan para pengungjung, Eldin pun menyampaikan tiga instruksi yang harus dilakukan para panitia penyelenggara Ramadhan Fair, terutama Kecamatan Medan Kota selaku pemilik wilayah. Pertama, Wali Kota menegaskan, tidak diperkenankan mengutip parkir kenderaan pengunjung baik sepeda motor maupun mobil.

                “Saya minta parkir gratis, artinya tidak boleh ada pengutipan yang dilakukan. Untuk itu saya minta kepada Camat Medan Kota berkoordinasi dengan usnur muspika lainnya, terutama Dinas Perhubungan. Jika ada oknum-oknum yang melakukan pengutipan parkir, saya minta ditindak!” tegas Wali Kota.

                Selanjutnya yang kedua, Eldin minta kepada para pedagang kuliner agar benar-benar menjaga kebersihan untuk memberikan rasa  nyaman bagi pengunjung. Untuk itu para pedagang diharapkan tidak mengolah bahan-bahan dari awal  di stand.  Eldin mencontohkan pengolahan ikan, diharapkannya telah dilakukan dari rumah, baru finishing­-nya  dilakukan di stand. Hal itu penting dilakukan agar aroma amis ikan tidak tercium di lokasi Ramadhan Fair.

                “Intinya kita ingin membuat area Ramadhan Fair ini benar-benar nyaman bagi pengunjung. Jadi mari sama-sama kita jaga kenyamanannya, sehingga pengunjung yang datang bisa lebih banyak lagi dan menguntungkan para pedagang,” pesannya.

                Sedangkan yang ketiga,  Eldin minta agar Satpol PP dan aparat kepolisian yang bertugas di Ramadhan Fair bisa memberikan rasa aman bagi pengunjung. Untuk mewujudkan rasa aman, petugas Satpol PP dan aparat kepolisian harus melakukan pengawasan secara ketat, terutama terhadap para pedagang liar yang menggelar lapak di seputaran lokasi Ramadhan Fair.

                Eldin tidak mau kehadiran para pedagang liar tersebut membuat pengunjung  terhalang memasuki lokasi Ramadhan Fair. Di samping itu kehadiran pedagang liar juga acapkali menyebabkan terganggunya kelancaran arus lalu lintas. Untuk itulah Eldin minta Kasatpol PP Kota Medan, M Sofian agar mengambil tindakan tegas. Apalagi pembukaan Ramadhan Fair digelar, Jumat (9/6) malam, diperkirakan ribuah warga akan menghadirinya.

                Di samping ketiga instruksi itu, Eldin juga minta Kadis Pertamanan, Zulkifli Sitepu untuk tanggap dengan kebersihan kolam. Pasalnya ketika melakukan peninjauan, ayah tiga anak itu mendapati ada sampah di permukaan air kolam. “Saya tidak mau ada sampah berserakah di permukaan air kolam seperti ini lagi. Sebab, besok malam (malam ini)  Ramadhan Fair resmi dibuka,” tegasnya.

                Sebelum meninggalkan lokasi, Eldin tak lupa memerintahkan Kadis Bina Marga, Khairul Syahnan segera membeton trotoar yang rusak dan  menghilangkan genangan air di sekitar lokasi Ramadhan.  Diharapkannya, sebelum Ramadhan Fair dibuka, trotoar yang rusak itu sudah dibeton, begitu juga dengan genangan air harus sudah hilang.

                Sementara itu Plt Kadisbudpar Kota Medan, Hasan Basri mengatakan fillosofi Ramadhan XIII tahun 2016 ini harus lebih Islami. Di samping itu menu makanan maupun minuman yang disajikan harus enak dan berkualitas. Yang lebih penting lagi harganya juga harus pantas dan para pedagang dilarang untuk menaikkan harga sesuai dengan harga yang telah disepakati bersama.

                “Mencegah para pedagang menaikkan harga, kita akan terus melakukan pengawasan. Jika terbukti ada pedagang menaikkan harga melebihi harga yang telah disepakati bersama, kita akan mengambil tindakan tegas!” ujar Hasan.

                Selanjutnya, Hasan menghimbau kepada seluruh pedagang  yang telah mendapatkan stand untuk segera mengisi stand-stand sesuai dengan permintaan Wali Kota. Selain mengisi, para pedagang juga menatanya dnegan baik sehingga seluruh stand yang menawarkan aneka kuliner menarik perhatian pengunjung. “Jadi segeralah  isi stand-stand yang telah dimiliki, jangan ada lagi stand yang terlihat kosong,” pungkasnya.

Subscribe

MEDIA REALITAS