50219 KALI DIBACA

Dugaan Korupsi Hibah, Eddy Sofyan Ditahan Kejagung

Dugaan Korupsi Hibah, Eddy Sofyan Ditahan Kejagung

Jakarta | mediarealitas

Jaksa penyidik tindak pidana khusus Kejaksaan Agung (Kejagung) menahan anak buah Gubernur nonaktif Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho, Eddy Sofyan. Kepala Badan Kesbangpol dan Linmas Sumatera Utara itu ditahan setelah diperiksa selama 9 jam.

“Ditahan selama 20 hari pertama di Rutan Salemba cabang Kejagung,” kata Kapuspenkum Amir Yanto saat dikonfirmasi, Kamis (12/11).

Pada hari ini jaksa memang menjadwalkan Eddy untuk diperiksa sebagai tersangka. Selain Eddy, jaksa juga telah memeriksa Gatot di gedung KPK lantaran suami Evy Susanti itu saat ini berstatus sebagai tahanan KPK.

Dalam kasus ini, Kejagung telah menetapkan 2 orang tersangka yaitu Gubernur Sumatera Utara nonaktif Gatot Pujo Nugroho dan Kepala Badan Kesbangpol dan Linmas Provinsi Sumatera Utara Eddy Sofyan. Keduanya disangka melakukan korupsi dengan ancaman pidana berdasarkan Pasal 2 ayat 1 atau Pasal 3 Undang-undang nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dalam Undang-undang nomor 20 tahun 2002 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Gatot diduga menetapkan para penerima bantuan dana tanpa dilakukan evaluasi terlebih dulu. Tim penyidik Kejagung menyebut Gatot tidak menunjuk SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) untuk melakukan evaluasi pada saat proses penganggaran hibah dan bansos TA 2012-2013.

Selain itu Gatot menurut Kejagung menerbitkan keputusan penetapan nama-nama penerima hibah dan bansos beserta besarannya yang tidak dievaluasi oleh SKPD terkait.

Sedangkan Eddy Sofyan diduga melakukan penyimpangan saat melakukan verifikasi para penerima dana bantuan sehingga dana hibah diterima oleh pihak yang tidak berhak dan merugikan keuangan negara Rp 2.205.000.000.

Diketahui realisasi anggaran dana hibah Pemprov Sumut untuk TA 2013 sebesar Rp 2.037.902.754.481 yang dikelola oleh 17 SKPD dan 5 Biro. Khusus untuk SKPD Bakesbangpol dan Linmas TA 2013 mengelola dana hibah sebesar Rp 20.785.000.000 untuk 143 organisasi penerima hibah.(dtk.com)

Subscribe

MEDIA REALITAS