53619 KALI DIBACA

DPRD Usul Tembak Ditempat Pelaku Begal

DPRD Usul Tembak Ditempat Pelaku Begal

mediarealitas I Medan

Polisi diminta memberikan sanksi tegas tembak ditempat bagi para pelaku perampokan dan begal sepedamotor yang belakangan ini semakin marak di Medan bahkan telah mengambil korban jiwa.

Terlebih tindakan para pelaku kriminal ini juga semakin merajalela bahkan berani melukai atau menembak petugas kepolisian ketika hendak ditangkap.

Demikian Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Medan Herri Zulkarnain Hutajulu, MSi kepada wartawan ketika ditemui usai melayat korban pembegalan Monang (48) warga Jalan Ternak Kelurahan Polonia Medan Polonia yang ditemukan tewas bersimbah darah di depan Ruko Jalan MT Haryono Simpang Jalan Surabaya Kecamatan Medan Kota, Senin pagi lalu, di Rumah Persemayaman Angsapura Medan, Rabu (20/7).

Herri yang juga Presiden Lions Club Medan Bhineka menyambangi keluarga korban anak dan istrinya untuk memberi bantuan dan menyemangati keluarga yang ditinggalkan agar tetap tabah menjalani cobaan.

Seiring dengan terus meningkatnya frekwensi tindak kejahatan di Kota Medan belakangan ini, anggota Komisi A DPRD Medan ini meminta pihak kepolisian terus meningkatkan patroli rutin khususnya di kawasan rawan begal dan rampok serta bongkar rumah.

“Masyarakat juga diminta membantu kepolisian dengan mengaktifkan Pos Siskamling di masing-masing lingkungannya,” tukasnya sembari meminta agar kepolisian tidak ragu bertindak dengan memberikan tindakan tegas tembak ditempat bagi para pembegal sadis dan beraksi secara keji.

DPRD Medan khususnya Fraksi Demokrat sangat mendukung penambahan anggaran Polresta Medan tiga kali lipat agar kinerja kepolisian dalam menjaga keamanan dan menangkap para pelaku kejahatan semakin maksimal.

Untuk apa pembangunan di tingkatkan di Medan jika keamanan tidak aman dan kondusif. Kedepannya kami juga ingin melihat respons pihak kepolisian dalam penanganan berbagai tindak kejahatan termasuk pemberantasan narkoba.

“Dengan penambahan anggaran nantinya kami berharap kinerja kepolisian semakin maksimal,” tukasnya sembarai menytakan dengan demikian anggaran yang diglontorkan nantinya tidak terbuang percuma.
Sebelumnya, Herri juga pernah membezuk polisi korban penembakan penjahat, ini menandakan penjahat sudah mulai brutal tidak mengenal kondisi.

“Kami juga meminta sejumlah kawasan rawan begal seperti Jalan Wahidin, Sei Kera, M Yamin, Pahlawan, Thamrin, S Parman, Ring Road, Sunggal, KL Yos Sudarso, Pemuda, Ahmad Yani, Lapangan Merdeka, MT Haryono dan lainnya dibuat Pos Pengamanan baik khusus kepolisian atau gabungan dengan masyarakat,”tegasnya seraya menyampaikan sejalan dengan ini penindakan dan pemberantasan terhadap narkoba harus terus dilaksanakan sebab salah satu pemicu prilaku begal ini dampak dari pemakaian narkoba. (syah/tbc)

Subscribe

MEDIA REALITAS