57619 KALI DIBACA

Dor!!! Polisi Tembak Mati 3 Pembegal Guru di Medan

Dor!!! Polisi Tembak Mati 3 Pembegal Guru di Medan

example banner

Medan | Media Realitas – Polisi mengungkap dua kelompok begal di Medan, Sumatera Utara (Sumut), tiga pelaku ditembak mati. Salah satu kelompok begal ini menabrak, merampas motor, hingga menyeret seorang guru hingga terluka.

“Kita ungkap kasus begal. Mereka merupakan dua kelompok, yakni kelompok Raja dan kelompok Serak. Yang diungkap 6 tersangka dengan rincian 3 ditembak mati dan 3 diamankan,” kata Kapolrestabes Medan Kombes Dadang Hartanto saat jumpa pers di depan kamar jenazah RS Bhayangkara Medan, Jumat (29/12/2017).

Keenam pelaku yang ditangkap adalah Egi Rival (23), Arif Fadilah (26), Safaruddin Siregar (38), Ihsan Siregar (27), Raja Amin Siregar (33), dan Ridho (24). Sedangkan pelaku yang ditembak mati adalah Raja, Safaruddin, dan Egi.

“Mereka spesialis begal. Pelaku ditembak mati karena melawan,” ujar Dadang.

Dadang mengatakan para pelaku sudah lebih dari 5 kali melakukan aksi begal di berbagai lokasi yang ada di Medan. Bahkan para pelaku tak segan melukai korban jika melawan.

“Aksi pelaku termasuk yang dilakukan pada Rabu, tanggal 13 kemarin, di Jalan Mabar, Kecamatan Medan Perjuangan,” sambungnya.

Saat itu, korban Yunita, yang merupakan seorang guru, tengah melintas di Jalan Mabar dengan mengendarai sepeda motor Honda Beat. Tiba-tiba korban didekati pelaku, lalu ditabrak, seterusnya motor dirampas. Korban terseret ketika itu.

Satreskrim Polrestabes Medan dan Polsek Medan Timur, yang melakukan penyelidikan, kemudian menangkap pelaku Raja dan Ridho dinihari tadi. Saat dilakukan pengembangan, Raja melawan petugas dengan senjata tajam. Petugas yang melepaskan tembakan peringatan tidak dihiraukan pelaku. Lalu, petugas menembak mati Raja.

Dalam kasus begal lainnya, tim Satreskrim Polrestabes Medan bersama Polsek Medan Timur dan Polsek Percut Sei Tuan menangkap empat pelaku pada hari yang sama. Dua di antaranya ditembak mati, yakni Egi dan Safaruddin, karena melawan petugas.

“Untuk yang DPO ada dua orang,” jelas Dadang.

Sementara itu, Dadang menegaskan akan terus memburu pelaku begal lainnya. Dia juga memperingatkan para calon begal tidak melakukan aksinya di Medan.

“Kepada begal, kalian jangan bermain di Kota Medan. Kami pastikan akan kami tangkap, kami kejar. Saya yakinkan kepada kalian, kami semua akan mengejar kalian (begal),” tukas Dadang. (ibnu)

Subscribe

MEDIA REALITAS