20219 KALI DIBACA

Diduga Serobot Lahan Warga, PT CSM Disamosi Oleh Pengacara Warga

Diduga Serobot Lahan Warga, PT CSM Disamosi Oleh Pengacara Warga

Medan | Realitas – Diduga serobot lahan warga, PT CSM disamosi oleh Pengacara warga.

Sengketa lahan masyarakat di serobot korporasi, sepertinya masih menjadi persoalan yang tidak kunjung tuntas dan berpotensi kegaduhan.

Demikian disampaikan oleh Pengacara warga, Herman Harahap kepada media Realitas selasa (12/03/2019) pagi.

Kini salah satunya, terjadi di Desa Sungai Lumut, Kecamatan Panai Hilir, Kabupaten Labuhan Batu, Provinsi Sumatera Utara, adalah PT Citra Sawit Mandiri (PT CSM) disyaki alias diduga kuat menyerobot lahan milik warga.

Mirisnya lagi, meski ratusan hektar lahan masyarakat yang di serobot perusahaan milik ‘matacipit’ tersebut telah mendapatkan rekomendasi DPRD Kabupaten Labuhan Batu.

Artinya agar Pemerintah mengambil tindakan, namun hingga kini lahan masyarakat itu tetap masih menjadi bancakan perusahaan raksasa itu.

Lebih lanjut, Herman Harahap, Advokat kantor Hukum Aurora Keadilan dan Associates mengatakan, bahwa PT CSM ditengarai kuat melakukan perbuatan melawan hukum dan merugikan masyarakat secara moril dan material.

“Parahnya lagi, ketika perusahaan ‘serobot’ lahan, persisnya tahun 2007 silam, banyak tanaman warga berupa karet, sawit dan umbi-umbian dibabat kandas perusahaan itu,” urainya.

Padahal, lanjut Herman, perlawanan masyarakat untuk meminta keadilan terhadap haknya yang diduga di serobot tersebut sudah dilakukan berbagai upaya, salah satunya lewat aksi unjuk rasa.

“Para warga saat itu, meminta Pemerintah Kabupaten Labuhan Batu menghentikan PT CSM yang menggarap lahan perkebunan milik masyarakat itu,” tegasnya.

Dan disaat itu juga, PT Citra Sawit Mandiri sudah berjanji akan mengganti rugi lahan masyarakat.

“Sayangnya, hingga saat ini para warga yang sekarang merupakan klien kami, sama sekali tidak pernah menerima ganti rugi,” pungkasnya.

Tidak sampai disitu, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Labuhan Batu telah menerbitkan rekomendasi, nomor: 05/DPRD-LB/2013, tanggal 8 Mei 2013 tentang Rekomendasi Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Bupati Labuhan Batu tahun anggaran 2012 poin 27, yang intinya meminta Bupati untuk tidak memberikan ijin atau Hak Guna Usaha (HGU) PT CSM.

Anehnya, meski secara institusi perwakilan rakyat sebagai perpanjangan tangan rakyat yang merupakan salah satu pilar di negara ini juga telah menerbitkan rekomendasi, sepertinya tidak digubris perusahaan milik ‘matacipit’ itu.

“Buktinya hingga kini perusahaan perkebunan tersebut tetap langgeng menggarap dan menikmati hasil dari lahan milik masyarakat tersebut,” celutuknya.

Dia juga menyayangkan, atas hak kepemilikan lahan masyarakat warga Labuhan Batu yang berupa surat keterangan kepala desa dan diketahui Camat tahun 2006, bisa juga di serobot PT CSM.

“Hal ini suatu keanehan, dimana masyarakat yang mempunyai legalitas kepemilikan lahan, masih sering tertindas oleh korporasi, itu harus menjadi PR (Pekerjaan Rumah) kita bersama, penegak hukum dan instansi Pemerintah untuk memenuhi nilai keadilan di tengah-tengah masyarakat,” urai Herman.

Artinya, jelas Herman, jejak rekam sengkarut warga dengan PT CSM mengarah bukti kuat kalau perusahaan yang kini berkantor di gedung CIMB Niaga Medan Lantai 10 itu, diduga menyerobot lahan warga.

Untuk tahap awal menyikapi permasalahan itu, tambah pria yang akrab disapa Herman itu, kami telah melayangkan somasi kepada PT CSM.

“Dan jika itikad baik untuk bermusyawarah mengambil keputusan dalam persoalan itu tidak didapatkan, maka perusahaan ini akan kami laporkan ke penegak hukum, dan tidak menutup kemungkinan akan mengajukan gugatan ke Pengadilan Negeri (PN),” ungkapnya.

Sampai berita ini diturunkan Selasa (12/03/2019) sore, media ini belum mendapatkan keterangan resmi dari pihak PT Citra Sawit Mandiri (PT CSM) yang kantornya berkedudukan di kota Medan.

Media ini sudah dua kali mendatangi kantor perusahaan sawit yang diduga serobot tanah rakyat namun belum juga di hubungi nya. (Herman Harahap)

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS