83819 KALI DIBACA

Demi Mencari Sesuap Nasi Nelayan tewas Dibawa Arus Sungai

Demi Mencari Sesuap Nasi Nelayan tewas Dibawa Arus  Sungai

example banner

Bireuen | Realitas- Seorang Pemuda Yang Bernama Fajri Zulkifli (30) thn diduga hanyut saat pemasangan  Jaring ikan di DAS Krueng Peusangan  Gampong Simpang Jaya Kecamatan Juli Kabupaten Bireuen  

kronologis kejadian Sekitar pukul 18.00 Wib  korban pergi ke sungai  ingin memasang jaring ikan, biasanya setelah selesai memasang jaring langsung pulang kerumah mengingat korban setelah shalat magrib juga belum tiba dirumah,

Namun merasa tak enak hati adik kandung korban langsung menuju ke lokasi tempat korban pasang jaring akan tetapi korban tidak ditemukan  hanya yang ada baju dan sendal yang terletak ditebing sungai sedangkan  sepeda motor terparkir di tepi jalan kemudian adiknya langsung turun ke sungai melihat jaring sudah terpasang 2 (dua) lembar,

 satu lagi di temukan didarat dan 2 (dua) lembar lagi belum ditemukan berdasarkan data dan fakta yang ditemukan di lokasi maka dugaan sementara korban hanyut terbawa arus DAS  Krueng Peusangan  sekira pukul 19.30 Wib. dan  secara kebetulan korban  tidak bisa berenang.

Menurut informasi dari masyarakat sekitar 25 (dua puluh lima) meter dari lokasi pemasangan jaring adanya pusaran air atau lebih terkenal dg  leubok kareuen

Namun  BPBD Bireuen bekerjasama dengan pos SAR Aceh Utara Dan  Pos SAR Bireuen TNI, polri ,Rapi,Tagana dan Masyarakat masih tetap melaksankan pencarian korban  dengan cara penyelaman di seputaran pusaran/luebok kareueng dan juga dilaksankan  penyisiran melalui darat dengan  jarak lebih kurang 2 km dari tempat dugaan  korban pasang jaring.

Pencarian korban sore hari ini  menggunakan tenaga skil dan fasilitas lengkap yang kita datang kan dari pos SAR Aceh Utara.tepat pukul 17.15 Wib Jazat korban yang Bernama Fajri Zulkifli (30) thn berhasil di temukan dengan jarak dari titik tempat kejadian lebih kurang 2 km bertepatan di Duson Pusong Gampong Teupin Manee kecamatan juli kabupaten Bireuen. Dengan kondisi manyat masih utuh.(reza)

Subscribe

MEDIA REALITAS