77419 KALI DIBACA

Demi Ikut Kontrak, Warga Abdya Rela Mengantri Panjang

Demi Ikut Kontrak, Warga Abdya Rela Mengantri Panjang
Sejumlah warga di Abdya sedang mendaftar tes kontrak di Aula SD Tunas Abdya, Jum'at (15/12/2017) Foto: Media Realitas/Syahrizal

Blangpidie|Media Realitas -Pasca dibuka pendaftaran seleksi penerimaan tenaga kontrak di lingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) pada Selasa (12/12/2017) lalu, ribuan warga setempat rela mengantri panjang hingga mencapai ratusan meter untuk menjadi tenaga non PNS dengan sejumlah formasi yang berbeda.

Mardhiah salah seorang pelamar kepada wartawan, Sabtu (16/12/2017) mengatakan, antrian panjang telah terjadi sejak pukul 08.00 WIB di lokasi pendaftaran Aula SD Tunas Abdya, Kompleks Pendidikan Padang Meurante, Kecamatan Susoh. Meski harus mengantri, tak menyurutkan niat mereka untuk menyerahkan berkas yang telah ditetapkan sebagai syarat khusus agar bisa mengikuti tes dimaksud.

Meski panas dan berdesak-desakan kami tetap antusias untuk menyerahkan berkas dan selanjutnya mendapatkan nomor tes, ungkapnya.

Dilain hal, Rini pendaftar lainnya sangat berharap agar proses seleksi nantinya tidak memberlakukan sistim pilih kasih. Sebab, tujuan diadakannya seleksi tenaga kontrak itu untuk menjaring calon tenaga non PNS yang memiliki keahlian dan mampu bekerja sesuai dengan formasi jabatan yang dilamar.

“Kami berharap tes kontrak tidak dikaitkan dengan masalah politik, sebab lulus dengan murni menjadi idaman kita bersama, andai tak luluspun juga tidak menjadi kecewa. Karena itulah sebuah pembuktian kemampuan kita. tuturnya.

Pantauan di lapangan, hingga memasuki hari kelima penerimaan berkas pendaftaran seleksi tenaga kontrak, ribuan warga Abdya telah ikut meramaikan ajang seleksi dimaksud. Sementara tenaga yang dibutuhkan untuk sejumlah formasi jabatan sesuai pengumuman yang diterbitkan oleh pemerintah setempat seperti tenaga kependidikan, tenaga kesehatan, tenaga administrasi dan teknis lainnya sangat terbatas. Jadwal pendaftaran telah dibuka sejak Selasa (12/12/2017) lalu dan ditutup pada Selasa (19/12/2017) mendatang.

Sebelumnya, sebanyak 3.120 tenaga kontrak yang bekerja di sejumlah instansi Pemkab Abdya terpaksa dirumahkan. Hal ini berdasarkan Surat Keputusan (SK) tentang tenaga kontrak atau pegawai non PNS di lingkungan Pemkab Abdya yang diterbitkan pada masa pemerintahan Jufri Hasanuddin. SK tersebut berlaku sejak Januari hingga September atau selama sembilan bulan.

Akan hal itu, Pemkab Abdya kembali menyeleksi ulang para tenaga kontrak yang akan dibutuhkan pada tahun 2018 mendatang. Para tenaga honorer itu, akan diseleksi sesuai dengan tenaga yang dibutuhkan oleh pemerintah dan akan digaji selama 12 bulan. (R-Zal)

Subscribe

MEDIA REALITAS