253219 KALI DIBACA

Budiono Bedum FSPBUN Mengundurkan Diri : FSPBUN Perjuangan Segera Terbentuk

Budiono Bedum FSPBUN Mengundurkan Diri : FSPBUN Perjuangan Segera Terbentuk
BUDIONO SH MH yang sudah mengundurkan diri sebagai Bendahara Umum ( Bedum ) FSPBUN. Dan Segera mendeklarasikan FSPBUN Perjuangan dalam waktu dekat ini.

Jakarta I Realitas – Jajaran Federasi Serikat Pekerja Perkebunan Nusantara (FSPBUN) yang didirikan tahun 1999 yang telah diketahui oleh pengurus dan anggota selama ini sangat solid memperjuangkan anggota hampir 30 juta orang, namun organisasi ini mulai retak kepengurusan dan juga anggotanya mulai mosi tidak percaya dengan pengurus pusat FSPBUN terutama terhadap Ketua Umum Tuhu Bangun dan Sekjen Betta Rooswanto yang menjalankan roda organisasi dengan melanggar aturan dan menyepakati ketentuan Holding yang berdampak pada karyawan tanpa ada kesepakatan bersama pengurus FSPBUN.


Photo : Penyerahan buku cek dari Budiyono kepada Sekjend FSPBUN sebagai symbol mundurnya Budiyono dari jabatan Bendhara Umum (Bendum ) FSPBUN.
10/6/2018

 

Contoh paling mencolok adalah mereka berdua bisa bisanya dengan mudah mengiyakan keluarnya Peraturan Direktur PTPN III (Persero) induk Holding No. 3.07/PRR/23/2018 tanggal 18 Mei 2018 tentang Pedoman Penugasan Karyawan antar Perusahaan di Lingkungan PT. Perkebunan Nusantara Group kata Budiyono. SH.MH yang jabatan Bendahara umum FSPBUN juga Ketua Umum FSPBUN IX TT PTPN IX Semarang, kepada Wartawan Minggu (10/6/2018).

Budiono SH MH yang menduduki jabatan Bendahara Umum, telah menyatakan diri mundur dari Bendahara Umum dan organisasinya FSPBUN IX TT PTPN IX Semarang, juga menarik diri dari keanggota di FSPBUN yang diketuai oleh Tuhu Bangun dan Betta Rooswanto tanggal 25 Mei 2018.

Budiono SH MH yang juga calon Doktor (S.3 Hukum) juga mengatakan akan ada beberapa SPBUN lain, anggota FSPBUN segera mengundurkan diri termasuk dari kepengurusan dan juga sudah ada kesepakatan pada tanggal 30 Juni 2018 di Jakarta akan berkumpul beberapaS PBUN dan pengurus/ anggota sekitar 250 orang mendeklarasikan pembentukan FSPBUN PERJUANGAN dikalangan PTPN Se Indonesia , hal ini terjadi karena kawan-kawan sudah tidak percaya dengan kepemimpinan di FSPBUN yang sudah melenceng dari AD/ART dan program kerja serta terkesan FSPBUN sudah berada di bawah ketiak PTPN III (Persero) Holding, ujar Hudiyono.

Kami banyak data tapi tidak etis kami sampaikan ke publik kecuali suatu saat jadi masalah hukum akan kami paparkan, jelas Budiyono (Ketua Umum FSPBUN IX TT – PTPN IX semarang).

Disamping itu FSPBUN IX TT – PTPN IX Semarang akan mengirimkan surat kepada Direktur Holding meminta klarifikasi atas dikeluarkannya Peraturan Direktur Holding No. 3.07/PER/23/2018 dan akan menuntut ditariknya Peraturan dimaksud karena dipandang telah bertentangan dengan Perjanjian Kerja Bersama dan dibuat tanpa kesepakatan dengan Anggota FSPBUN.

Ketua Umum dan Sekjend tidak bisa serta merta mengatakan mewakili Anggota karena Ketua Umum itu Pemegang Amanah dari Anggota bukan Penguasa Organisasi, jika tunutan kami tidak digubris oleh Direktur Holding maka jalan kami adalah mengajukan gugatan PTUN, tutup Budiono.

Sementara itu Media Realitas Minggu (10/6/2018) malam mencoba mengkonfirmasi ketokoh pendiri FSPBUN salah satunya H. Hasan Basri.SH.MH (mantan sekjen 3 periode dan Bendahara Umum FSPBUN 2 periode) melalui telpon seluler, H Hasan Basri SH MH, mengatakan ada mendengar dan kawan-kawan telepon dan WA saya, tapi kalau ini terjadi sangat kita sayangkan organisasi FSPBUN yang pernah disegani di pemerintah RI Cg. Kementerian Tenaga Kerja RI dan Kementerian BUMN bisa retak saya melihat ada kelemahan di kepengurusan yang TDK GCG dan miss komunikasi, seharusnya ini fungsi Sekjen yang menjembatani antara pengurus dan anggota tapi sebaliknya kalau sudah ada kepentingan pribadi dan politik organisasi Serikat Pekerja akan hancur mungkin saja kawan-kawan mengambil sikap menyelamatkan, ujarnya.

Lebih lanjutan Hasan Basri yang juga saat ini sebagai advokat di Jakarta, menambahkan Pekerja / anggota yang ada di ptpn se indonesia, tinggal saja bagaimana kawan kawan FSPBUN menyikapi tapi saya lihat kawan-kawan sudah siap mendeklarasikan FSPBUN Perjuangan di Jakarta 30 juni 2018 dengan hadir anggota 250 orang dan biaya pun mereka kumpul pribadi iuran yang saya tau kata Mantan Sekjen FSPBUN, tutup Hasan Basari di ujung telpon selularnya.

Media ini mencoba menghubungi Tuhu Bangun Ketua umum FSPBUN dan juga Sekjen Betta Rooswanto, melalui telpon selular Minggu (10/6/2018) namun tidak berhasil kedua telpon pengurus ini berulang kali di hubungi tidak berhasil.
( H A Muthallib )

Subscribe

MEDIA REALITAS