191219 KALI DIBACA

BPKS Sabang Bantah Rekrutmen Pegawai BPKS Ala Cowboy, Yang Dimuat Media Realitas Jumat (22/6/2018).

BPKS Sabang Bantah Rekrutmen Pegawai BPKS Ala Cowboy, Yang Dimuat Media Realitas Jumat (22/6/2018).

Sabang I Realitas – Kepala BPKS Sabang bantah berita yang dimuat di media Realitas dengan Judul “ Rekrutmaen Pegawai Ala Cowboy.

Ini bantahan yang dikirim ke Redaksi Media Realitas Jumat Sore tadi.

Kepada Yth,
Pimpinan Redaksi Mediarealitas.com Di-
Banda Aceh
Dengan Hormat
Sehubungan dengan
(http://mediarealitas.com), pada hari Jumat, Tanggal 22 Juni 2018, Pukul 08:00 WIB, dengan Judul “Rekrutmen Pegawai BPKS Sabang Ala Cowboy” (http://mediarealitas.com/rekrutmen-pegawai-bpks- sabang-ala-cowboy/), dengan ini BPKS ingin memberikan Klarifikasi/Hak Jawab sebagaimana yang diatur dalam UU Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
Adapun Klarifikasi/Hak Jawab sebagai berikut:
1. BPKS menyayangkan judul berita yang tendensius dan mengarah
pada pencemaran nama baik
2. Rekrutmen dilakukan berdasarkan pertimbangan kebutuhan mendesak karena beberapa posisi kosong sementara proyek di lapangan sudah berjalan.
3. Jika mengikuti proses seleksi formal, maka membutuhkan tenggat waktu sementara proyek BPKS seperti pembangunan Pelabuhan Balohan yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat harus tetap berjalan.
4. Proses rekruitmen dimaksud juga sudah mendapat persetujuan dari Ketua Dewan Kawasan Sabang, yaitu Gubernur Aceh.
5. Satuan Pengawasan Internal (SPI) mengklarifikasi bahwa mengetahui semua proses rekruitmen dimaksud.
6. Proses rekruitmen formal akan dilaksanakan dalam dua bulan mendatang
7. Statement “oknum” ketua YARA Sabang sangat tendensius dan tdk proporsional. Justru yang bersangkutan meminta posisi “Direktur“ pada lembaga BPKS serta meminta jatah “proyek” kepada Kepala BPKS yang menurut hemat kami dilakukan dengan cara-cara cowboy. Bukan sebaliknya, hal ini sangat mencemarkan nama baik pimpinan dan nama baik lembaga BPKS akibat “Ulah
: 485/BPKS/182
: Segera
: 1 (satu) Berkas
: Klarifikasi/Hak Jawab : 1 Berkas
pemberitaan
di Media Realitas

Ketua YARA Sabang sendiri” serta mencemarkan nama baik YARA sendiri akibat ulah oknum tersebut di atas.
8. Meminta kepada YARA Pusat agar menindak dan memberikan sanksi sesuai aturan yang berlaku di internal YARA. Karena akibat “ulah” oknum tersebut merusak nama baik YARA secara keseluruhan.
Demikian klarifikasi ini disampaikan dan dapat menjadi informasi publik serta dipergunakan sebagaimana mestinya.
Kepala Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Sabang
DTO
Dr. Drs. Sayid Fadhil, SH., M.Hum

Sebelumnya diberitakan Media ini Jumat (22/6/2018) Rekrutmen Pegawai BPKS Sabang Ala Cowboy

Penerimaan karyawan BPKS Sabang ala Said Fadil sebagai kepala BPKS yang baru sangat disayangkan oleh berbagai pihak.

Diduga juga terjadi KKN dalam hal penerimaan direktur promosi dan staf perwakilan Jakarta.

Hasil investigasi Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) Kota Sabang di lapangan ditemukan banyak kejanggalan-kejanggalan dalam hal penerimaan staf BPKS Sabang.

Tidak adanya pengumuman secara terbuka dan transparan menjadi perbincangan panas ditengah masyarakat Kota Sabang.

Di duga juga ada hubungan kerabat antara direktur promosi BPKS yang baru dengan Ka.BPKS Said Fadhil.

Ketua perwakilan YARA Sabang Teuku indra, alias Popon, kepada Media ini di Sabang Jumat (22/6/2018) pagi, menyebutkan dalam hal ini sangat kecewa dan mengutuk keras praktek-praktek dugaan KKN tersebut, ujar Popon.

Jika kepala BPKS Said Fadhil tidak mampu mengelola management ini dengan profesional dan secara transparan maka kami minta segera untuk mengundurkan diri.

Belum apa-apa saja sudah begini gimana mau bicara program-program lainnya, ujarnya.

Teuku indra sebagai ketua perwakilan YARA Sabang juga mengatakan agar kepala BPKS Said Fadhil jangan bicara yang tidak sesuai dengan perbuatan.

Ketua DKS dan anggota DKS serta SPI (Pengawasan Internal) BPKS segera memeriksa staf tersebut yang diduga dilakukan dengan cara tidak terbuka dan di duga berbau KKN tersebut.

Bahkan menurut pengakuan Firman bagian kepegawaian BPKS memang terjadi kesalahan administrasi terhadap SK kedua orang staf baru tersebut sebelum dikeluarkannya surat tugas keluar negeri oleh Kepala BPKS sabang tapi sudah kita perbaiki, sebut Popon lagi.

YARA meminta copy surat SK tersebut kepada Firman tapi belum bisa di berikan karena staf yang bertugas tidak masuk hari ini, kata Popon lagi.

Ketua YARA Sabang dalam statmentnya juga mengatakan kepada Media ini.

Gimana BPKS mau maju jika di pimpin oleh kepala yang bermental seperti itu tandas Popon.

Sampai berita ini di tayangkan Media Realitas belum mendapatkan konfirmasi dengan Ketua BPKS Sabang Said Fadil, dalam dugaan penerimaan BPKS Sabang.

Media ini masih menunggu hak jawab dari Ketua BPKS Sabang Said Fadil. (popon)

Subscribe

MEDIA REALITAS