45019 KALI DIBACA

BNN Banten Musnahkan 1 Kg Sabu

BNN Banten Musnahkan 1 Kg Sabu

Serang | Media Realitas – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Banten memusnahkan 1 kg sabu yang diamankan untuk perayaan Tahun Baru 2018. Sabu ini hasil pengungkapan BNN yang melibatkan bandar inisial G alias Loyo di Lapas Jambe, Tangerang.

Kepala BNN Banten Brigjen Muhamad Nurochman mengatakan, sabu yang dimusnahkan adalah hasil penangkapan pada 27 Desember 2017. Sabu akan dijual di daerah Lebak dan Banten untuk dijual menjelang perayaan tahun baru.

Pengungkapan ini bermula dari penangkapan YAW dan SB yang mengambil sabu di parkiran supermarket di Balaraja, Tangerang. Dari pengakuan keduanya, sabu diatur untuk diperjualbelikan oleh otak sekaligus bandar bernama G alias Loyo di Lapas Jambe.

Menurutnya, dari pengembangan sementara yang dilakukan BNN, sabu seberat 1 kg tersebut mengarah pada bandar lebih besar. Ada kemungkinan terkait dengan bandar yang memasok sabu yang ditangkap di Anyer, Serang.

Kemungkinan ini, menurut Nurochman karena ada kemiripan kemasan hasil penangkapan BNN dengan barang bukti yang ditemukan di Anyer.

“Pengembangan mengarah ke yang lebih besar. Karena pemeriksaan sementara ini jaringan lapas dan hasil koordinasi ini kemasannya sama (dengan) yang dari China,” kata Nurochman di Kantor BNN Banten, Jl. Syekh Nawawi Al Bantani, Kota Serang, Banten, Jumat (12/1/2018).

Selain itu, Nurochman mengatakan bahwa dari pengembangan sementara, jaringan yang dibuat G alias Loyo ini juga terkait dengan jaringan penyebaran sabu antar lapas. Ia mengaku sedang berkoordinasi dengan BNN pusat untuk pengungkapan jaringan lebih besar.

“Ini kaitan dengan jaringan, dan kita berhati-hati menangani jaringan ini. Sedang kita kembangkan,” ujarnya.

Khusus untuk tersangka G alias Loyo, Nurochman mengatakan bahwa bandar tersebut sedang menjalani proses persidangan dalam perkara tindak pidana narkotika di Pengadilan Negeri Tangerang.

“Selesai putus, kita akan ajukan yang penangkapan yang 1 kg ini,” katanya.(dtc)

Subscribe

MEDIA REALITAS