6219 KALI DIBACA

Beri Pelatihan Jurnalistik, PWI Abdya ‘Saweu Sikula’

Beri Pelatihan Jurnalistik, PWI Abdya ‘Saweu Sikula’
Foto: Realitas/Syahrizal Kepala Sekolah SMA Negeri 3 Abdya, Rina S ikut foto bersama dengan siswa usai penutupan kegiatan pelatihan jurnalistik dasar oleh PWI Abdya di sekolah setempat, Sabtu (13/4/2019)

Blangpidie | Realitas – Balai Persatuan Wartawan Indonesia Kabupaten Aceh Barat Daya (PWI-Abdya) menggelar kegiatan pelatihan jurnalistik tingkat dasar kepada para siswa di SMA Negeri 3 Abdya, Sabtu (13/4/2019) yang berlangsung selama tiga hari berturut-turut dari tanggal 11-14 April 2019.

Pelatihan yang bertajuk PWI Saweu Sikula itu, digagas oleh beberapa kuli tinta di Kabupaten setempat.

Tema Saweu Sikula dimaksud yakni berkunjung ke sekolah dalam rangka memberikan pelatihan atau pengenalan tentang jurnalistik tingkat dasar kepada para siswa.

Usai menutup kegiatan itu, Ketua PWI Abdya, Drs H Zainun Yusuf mengatakan, bahwa kegiatan ini dilaksanakan selama tiga hari.

Menurutnya, memberikan pemahaman jurnalistik kepada siswa itu sangat penting agar siswa bisa memahami bagaimana dinamika dalam penulisan sebuah berita.

Dalam pelatihan yang diikuti seratusan siswa dari kelas IX dan X baik IPA maupun IPS itu dibagi dalam dua kelompok dengan melibatkan empat pemateri yang merupakan anggota PWI Abdya sendiri.

Disamping memberikan materi, pemateri juga melakukan diskusi tanya jawab serta pelatihan menulis sesuai dengan tema pada hari pelatihan tersebut.

“Dengan berakhirnya kegiatan ini, kita berharap siswa dapat mengaplikasikan materi yang telah diberikan tersebut sehingga mereka akan lebih memahami bagaimana dunia jurnalistik,” ungkap Zainun.

Disamping itu, Zainun juga mengajak para siswa untuk memerangi berita hoax agar tidak mudah tergiring dengan isu yang belum tentu benar.

“Maka dari itu, jangan mudah terkecoh dengan informasi yang belum jelas, biasakan untuk mengamati dan mencari informasi yang lebih akurat,” tuturnya.

Terakhir, Zainun juga berpesan kepada siswa agar menjauhi perbuatan yang bisa melawan hukum, seperti menebar berita bohon di media sosial atau menggunakan media untuk mencemarkan nama baik orang lain.

“Kita boleh menggunakan media sosial, tapi harus hati-hati (safety). Jangan sampai kita terjerat dengan Undang-Undang IT,” demikian tuturnya.

Sementara itu, Kepala SMA Negeri 3 Abdya, Rina S secara singkat mengapresiasi kegiatan yang telah dilaksanakan oleh PWI Abdya.

Ia berharap kegiatan semacam ini akan terus berlanjut kedepannya nanti.

“Dengan pelatihan itu, siswa akan belajar dan mengenal dunia jurnalistik, selama ini, siswa hanya membaca sebuah berita akan tetapi belum tau bagaimana tekhnik menulis berita itu sendiri,” singkatnya. (Syahrizal/iqbal)

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS