89419 KALI DIBACA

Belum Serah Terima, Pasar Manggeng Di Abdya Mulai Rusak

Belum Serah Terima, Pasar Manggeng Di Abdya Mulai Rusak
Foto : Realitas/Syahrizal Bangunan Pasar Manggeng, di Desa Kedai, Kecamatan Manggeng, Abdya, nampak belum ditempati pedagang paska dibangun pada tahun 2017 lalu. Senin (21/5/2018)

Blangpidie | Realitas – Sejumlah bangunan Pasar yang berlokasi di Desa Kedai, Kecamatan Manggeng, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), pasca dibangun mulai terlihat tanda-tanda kerusakan.

Soalnya, bangunan pasar dengan jumlah puluhan pintu itu, untuk menggantikan bangunan lama yang telah terbakar pada tahun 2014 silam.

Informasi yang diterima wartawan, Senin (21/5/2018), proyek yang menggunakan Anggaran Belanja Pemerintah Aceh (APBA) tersebut, dikerjakan pada tahun 2017 lalu.

Sejumlah pedagang yang akan menempati bangunan tersebut juga belum terlihat melakukan aktifitas lantaran belum diserah terimakan.

Sejauh ini, tidak diketahui dengan pasti berapa anggaran yang dikuras untuk menyelasaikan proyek tersebut.

Pasalnya, di lokasi proyek juga tidak ditemukan papan nama, yang menjelaskan nama kegiatan, jumlah anggaran, perusahaan rekanan, volume dan data pendukung lainnya.

Diperkirakan ada sekitar 31 unit yang dibangun secara terpencar, untuk 20 unit berada dilokasi reruntuhan bekas bangunan lama yang terbakar tahun 2014 silam.

Sisanya, dibangun di titik-titik tertentu, antara 200 meter dari lokasi bangunan utama.

Perlahan, pasar tersebut mulai memprihatinkan.

Dibeberapa sudut, atap bangunan mulai bocor.

Bahkan, pengerjaan toilet di sejumlah bangunan, belum rampung dikerjakan.

Padahal, aktivitas pekerjaan sudah tidak terlihat lagi.

“Saudara bisa lihat sendiri, belum ditempati saja, bangunannya sudah mulai rusak,” ujar salah seorang pedagang yang menolak namanya disebutkan.

Sambil mengamati tiap sudut bangunan, pedagang lain yang sedang melintas, mengatakan, jangankan ditempati, serah terima saja dengan pedagang belum dilakukan.

Padahal, momen bulan ramadhan ini, adalah bulan panen bagi para pedagang.

Masalah sesuai atau tidak, itu bukan urusan pegadang.

Yang penting, pemerintah segera menyerahkan bangunan itu kepada para pedagang, agar dapat digunakan dalam mencari nafkah.

“Kalau mengenai kerusakan, biarlah pihak hukum yang akan mengusutnya.

Pedagang hanya berharap memiliki tempat untuk berjualan,” pungkasnya.

Camat Manggeng, Tabari yang dihubungi wartawan membenarkan pasar Manggeng belum dilakukan serah terima, dari Pemerintah Provinsi Aceh, kepada Pemkab Abdya dan pedagang.

Untuk itu, pedagang juga belum bisa menempati bangunan dimaksud.

“Sejauh ini belum ada tanggapan dari provinsi, kita tunggu sajalah arahan dari mereka nanti,” tuturnya singkat.

Secara singkat, Sekretaris Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (Perkim) Aceh, Hanan yang dihubungi wartawan secara terpisah, mengatakan, proyek pasar Manggeng tersebut, masih dalam masa pemeliharaan.

“Yang rusak, nanti akan kita perbaiki,” katanya.

Sayangnya, Hanan juga mengaku tidak tahu persis, berapa anggarannya dalam pekerjaan proyek itu.

Siapa rekanan ia juga tidak ingat, “Kita cek dulu datanya, nanti akan kami kabari kembali ya,” tutupnya. (Syahrizal)

Subscribe

MEDIA REALITAS