56219 KALI DIBACA

Baru Dibangung, Dinding Beton Saluran Warga Abdya Ambruk diterjang Banjir

Baru Dibangung, Dinding Beton Saluran Warga Abdya Ambruk diterjang Banjir
Beton pengaman tebing salura di Desa Pante Geulumpang, Kecamatan Tangan-Tangan, Kabupaten Abdya, Selasa (26/12) ambruk diterjang banjir.| Foto: Media Realitas/Syahrizal

Blangpidie | Media Realitas  -Dinding beton pengaman tebing saluran warga di Desa Pante Geulumpang, Kecamatan Tangan-Tangan, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) ambruk sepanjang 50 meter akibat diterjang banjir, Senin (25/12/2017) sekira pukul 18.30 WIB. Padahal, beton dengan panjang lebih kurang 200 meter tersebut baru selesai dibangun pada tahun 2017.

Kepala Desa (Keuchik) Pante Geulumpang, Yusli, Selasa (26/12/2017) mengaku sudah melihat lansung kondisi beton saluran yang ambruk tersebut. Disamping itu, Yusli juga akan membuat laporan dampak bencana banjir itu kepada pihak kecamatan dan Badan Penanggulangan Bencana Kabupaten (BPBK) Abdya.

“Kita sudah melihat lansung kelokasi, ambruknya beton pengaman tebing saluran itu akibat hujan deras yang disertai banjir luapan sungai,” ungkapnya.

Yusli membenarkan kalau proyek beton pengaman tebing tersebut baru selesai dibangun pada tahun 2017. “Kalau tidak salah, bangunan saluran itu selesai dibangun pada bulan Agustus 2017 lalu, dan itu merupakan aspirasi salah satu anggota DPRK Abdya,” sebutnya kepada wartawan.

Dengan ambruknya bangunan itu, lanjut Yusli, arus air didalam saluran menjadi tidak normal. Imbasnya, secara pelahan tebing yang sudah ambruk semakin dikeruk oleh air. Jika hujan deras, air dalam saluran ini akan bertambah bahkan melimpah kepemukiman warga.

“Kalau tebing saluran itu tidak segera tertangani, dampaknya akan merambah ke rumah warga desa kami ini,” ujarnya singkat.

Sementara itu, Kepala BPBK Abdya, Amiruddin mengatakan, laporan ambruknya beton pengaman tebing saluran tersebut belum sampai ke pihaknya. “Baik secara tertulis atau lisan belum kami terima, tapi kita akan lansung cek kelapangan dengan segera,” tuturnya.

Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Abdya telah membuat sejumlah kecamatan terendam banjir luapan yang berasal dari sungai dan saluran yang sudah mulai mengalami pedangkalan.

Kawasan yang sempat terendam banjir luapan meliputi beberapa desa dalam Kecamatan Lembah Sabil, Tangan-Tangan, Setia, Blangpidie, Susoh dan Jeumpa.

“Banyak rumah warga yang terendam banjir luapan ini. Hujan memang tidak terlalu lama, namun air dengan cepat meluap dan masuk ke pemukiman warga,” ungkap Amiruddin yang dihubungi terpisah (Syahrizal)

Subscribe

MEDIA REALITAS