43219 KALI DIBACA

Banjir Tahunan Di Aceh Timur Jadi “Waterboom” Bagi Anak

Banjir Tahunan Di Aceh Timur Jadi “Waterboom” Bagi Anak

example banner

Aceh Timur I Realitas – Banjir Tahunan Di Aceh Timur Jadi “Waterboom” Bagi Anak

Hujan terus menerus mengguyur wilayah Aceh Timur Khususnya Kecamatan Pantee Bidari dalam minggu terakhir ini menyebabkan beberapa desa mengalami banjir,Momen tersebut dimanfaatkan oleh anak anak umumnya untuk taman bermain air (waterboom). Seperti yang dilakukan oleh anak anak yang berada di desa Pante Labu tersebut Senin (8/10/2018).

Banjit tahunan ini belum ada solusi yang kongkrit dari pemerintah baik daerah maupun pusat,informasi yang diperoleh media ini, saat ini beberapa warga diwilayah itu mulai mengungsi ke rumah tetangga dan sanak saudara mereka,anak anak daerah tersebut memanfaatkan banjir sebagai taman bermain bagi mereka, meskipun beresiko untuk keselamatan jiwanya.

“Pemerintah bukan tidak tau kalau di jalan lintas Pante labu – Blang Seunong ini sering tergenang air, bahkan beberapa kali guru yang hendak mengajar di beberapa sekolah di daerah terpencil tidak bisa lewat, karna akses jalan terputus, meskipun demikian kami terus berharap agar pemerintah daerah maupun pusat mau memperhatikan kondisi di daerah kami, khususnya jalan lintas ini, agar hal serupa tidak terulang kembali,”ungkap Zulkifli¬†Salah seorang tokoh yang peduli dengan lingkungan.

Dimusim banjir begini memang tidak bisa dielak anak main air, kita berharap agar adanya pengawasan dari orang tua yang melekat untuk menghindari hal hal yang tak diinginkan,” terang Zulkifli yang juga maju pada pemilu legislatif DPRK (Caleg)dari Partai Persatuan Pembangunan pada tahun 2019 nanti dan merupakan sosok tokoh yang peduli terhadap lingkungan diwilayah itu.

“Ada beberapa titik yang sangat rawan terhadap banjir, yang harus dibangun TPT,( talut penahan tanah,) pada akhir tahun 2016 sudah dilakukan pengukuran untuk pelaksanaan talut penahan tanah TPT yang ditargetkan di bangun pada tahun 2017, yang lalu, namun sampai saat ini tak kunjung tiba, pelaksanaan pembangunan tersebut hingga sampai sekarang,”keluh Ashadi Tuhan Peut Gampong Pante labu dengan nada wajah yang sedikit kecewa demikian ujarnya.

Danramil Pantee Bidari melalui Babinsanya serka ismayadi menginginkan agar pemerintah daerah maupun pusat segera membangun Talut Penahan Tanah yang sudah dilakukan pengukuran sejak tahun 2016 yang lalu.

“Tim penanggulangan bencana kecamatan mengimbau kepada aparatur desa, apabila debit airnya bertambah untuk segera dibangunkan tenda pengungsian,”demikian ungkapnya.(Hasbi Abubakar/Ade)

Subscribe

MEDIA REALITAS