63219 KALI DIBACA

Bandar Narkoba Ditembak Mati, Produksi Inex 10 Ribu Butir Sehari

Bandar Narkoba Ditembak Mati, Produksi Inex 10 Ribu Butir Sehari

JAKARTA, Media Realitas – Kapolres Metro Bekasi Kombes Candra Sukma Kumara menyatakan, bandar narkoba berinisial MA alias D yang ditembak mati di Cimanggis, Depok, pekan lalu merupakan salah satu pemain besar di dunia narkotika Indonesia

“Jaringan MA alias D ini sehari bisa memproduksi 10 ribu butir inex dan juga sabu kualitas nomor satu,” jelas Candra di Rumah Sakit (RS) Polri Kramat Jati, Rabu (27/12/2017).

Lebih lanjut Candra mengatakan bahwa jaringan MA alias D tersebut memiliki tempat yang dijadikan lokasi produksi ekstasi dan sabu.

Adapun bahan-bahan pembuatan barang haram tersebut diketahui berasal dari luar negeri untuk kemudian diolah di Indonesia.

Baca juga : Polisi Tembak Mati Bandar Narkoba di Depok

“Sabunya ini didatangkan dari Malaysia. Nanti di sini diolah lagi jadi paling bagus. Nanti diedarkan lagi,” ucap Kasat Narkoba Polres Metro Bekasi Ahmad Fanani dalam kesempatan yang sama.

Fanani menambahkan, kalau pihaknya sudah mengetahui tempat pembuatan sabu dan ekstasi jaringan MA alias D.

Menurut Fanani, Polres Metro Bekasi akan terus menelusuri jaringan pengolahan sabu berkualitas tinggi tersebut. Bahkan Fanani menyatakan kalau jaringan MA alias D ini berkaitan dengan bandar narkoba kelas kakap Pony Tjandra.

“Kalau di kabupaten enggak ada produksi. Hanya pemakai. Kami tau ini juga awalnya dari pemakai. Home industri ini. Ini jaringannya di atas Freddy Budiman. Pony Tjandra,” imbuh dia.

Baca juga : Polisi Temukan Paket Ekstasi Hello Kitty dari Jerman untuk Tahun Baru

MA alias D ditembak mati ketika dalam perjalanan menuju lokasi produksi sabu dan ekstasi jaringannya.

Saat itu, MA alias D nekad menginjak kaki anggota polisi dan mengambil senjatanya. Sontak anggota lainnya langsung menghadiahi empat peluru yang bersarang di punggung MA alias D.

MA alias D pun tewas saat di dalam perjalanan menuju RS Polri Kramat Jati.(kompas)

Subscribe

MEDIA REALITAS