78819 KALI DIBACA

AKIBAT PHK-PHK PEKERJA: Akhirnya Yang di PHK Buat Somosi Direktur PDAM Tirta Naga

AKIBAT PHK-PHK PEKERJA: Akhirnya Yang di PHK Buat Somosi Direktur PDAM Tirta Naga

Tapaktuan I Realitas-Akibat kurang memperhitungkan melakukan PHK terhadap karyawan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Naga Tapaktuan Kabupaten Aceh Selatan, akhirnya yang di PHK membawa kasus tersebut keranah hukum.

Hal itu terbukti dengan adanya surat somasi dari Low office Viski Umar Hajir Nasution & Patner beralamat Komplek Villa mulia mas Medan –Sumatera Utara yang dilayang kepada direktur PDAM Tirta Naga bernomor 039/04/HK/2018 sebagai kuasa hukum Hendra Harma merupakan salah satu karyawan PDAM Tirta Naga yang di PHK.

Dalam surat tersebut pihak kuasa hukum Hendra meminta penjelasan tentang surat pemutusan hubungan kerja (PHK) yang dikeluarkan oleh direktur Tirta Naga Tapaktuan nomor 690/SK.PHK 009/PDAM-AS/2018 prihal pemutusan hubungan kerja yang dinilai  tanpa penjelasan dan pertanggung jawaban.

Hendra Harma kepada awak media ini ketika dikonfirmasi membenarkan telah menggunakan pengacara untuk melakukan somasi terhadap direktur PDAM terkait surat PHK yang diterimanya.

“Saya tidak bisa menerima pemutusan hubungan kerja ini secara tidak hormat, padahal sudah mengabdi di perusahaan itu sekitar 9 tahun, dengan tiba-tiba saya diberhentikan tanpa pesangon,” ujarnya di Tapaktuan, Minggu (3/6/2018).

Terang Hendra, menurut UU No 13 tahun 2013 tentang tenaga kerja setiap pekerja/ buruh yang terkena PHK berhak mendapat pesangon atau uang penghargaan masa kerja sebagaimana pasal 156, UU 13 tahun 2013.

“Bila mengacu pada  UU itu, saya berhak menerima pesangon sebanyak empat bulan upah kerja,” tambah Hendra yang mengetahui, selain dirinya ada juga yang terkena PHK tanpa pesangon di PDAM Tirta Naga sejak Direktur dijabat Cut Maisarah.

Antara lain, Risman syahputra, Tomy Azril, Yulidon Saad, Sumardi, Parmiadi, Saiful Jamal dan seorang pegawai honorer Ari Rama Yudha.

Menurut Hendra terkait keluarnya surat PHK untuk dirinya karena selama ini tidak pernah masuk kerja dan di nilai telah merugikan perusahaan.

Padahal sambungnya, dia tidak masuk kerja karena honornya di tahan. Guna kelangsungan hidup anak istri, dirinya tidak masuk kantor, karena mengais rizki di tempat lain.

“Untuk itu dalam rangka memperoleh hak pesangon itu, saya menggunakan pengacara agar persoalan hak saya dan teman-teman lainnya dapat terpenuhi,” pungkasnya.

Direktur PDAM Tirta Naga, Tapaktuan, Cut Maisarah dihubungi Media Realitas (online) Selasa (5/06/2018) pukul 14.45 WIB melalui, mengakui ada melakukan PHK terhadap karyawannya.

“Saya lakukan itu bukan kehendak kita, tapi mereka sudah berbulan-bulan tak datang kerja, dan sudah sering kita lakukan peneguran. Bahkan mereka ada mengambil kredit di Bank, yang bayar tiap bulan perusahaan dan sementara mereka sudah lama tak pernah datang bekerja,” ujarnya.

Dan permasalahan ini kita sudah laporkan kepada dewan pengawas dan sekda, termasuk kepada bagian hukum Sekdakab Aceh Selatan.

“Bila mereka menuntut pasangon atas di berhatikan dia dari perusaan PDAM Tirta Naga Tapaktuan, dan memakai pengacara. Kita siap menerimanya dan disana akan kita jelaskan kesemua kesalahan mereka,” pungkasnya.(MR.ZULMAS)

Subscribe

MEDIA REALITAS