25219 KALI DIBACA

Air Dan Lumpur Kerap Menggenangi TK AlFurqan Di Abdya

Air Dan Lumpur Kerap Menggenangi TK AlFurqan Di Abdya
Foto: Realitas/Syahrizal Rungan belajar TK AlFurqan di Desa Guhang, Kecamatan Blangpidie, Abdya digenangi banjir luapan bercampur lumpur pasca diguyur hujan lebat, Rabu (12/12/2018)

Blangpidie | Realitas – Taman Kanak-Kanak (TK) AlFurqan yang berlokasi di Desa Guhang, Kecamatan Blangpidie, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) kerap menjadi langganan banjir luapan disertai dengan lumpur.

Ketika hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah setempat, dengan seketika air dan lumpur dalam sekejap langsung memenuhi seluruh ruang belajar TK tersebut.

Pengamatan wartawan, Rabu (12/12/2018) aktivitas belajar mengajar di TK AlFurqan terpaksa diliburkan lantaran seluruh dewan guru harus bergotong royong membersihkan seluruh ruangan kelas, kantor dewan guru hingga perkarangan sekolah.

Kepala TK AlFurqan, Nurmarina kepada wartawan mengatakan, pasca hujan lebat mengguyur Abdya, Selasa (11/12/2018) kemarin, banjir bercampur lumpur terus merengsek masuk ke ruang belajar.

“Kalau selama ini banjirnya cuma tidak terlalu parah, namun kali ini disertai dengan lumpur.

Apalagi tempat kami ini memang sudah menjadi langganan banjir,” katanya.

Ditambahkan, untuk sementara waktu pihaknya hanya bisa membersihkan ruangan dengan menggunakan alat seadanya.

Kondisi itu semakin diperparah dengan ketiadaan air bersih untuk membersihkan lumpur yang memenuhi kelas hingga perkarangan.

Akibat banjir luapan tersebut, pihak sekolah harus meliburkan para murid.

Sebab, dengan kondisi ruangan yang masih terendam dan berlumpur tidam mungkin harus memaksakan peserta didik untuk tetap belajar.

Terkait hal tersebut, pihak sekolah telah menyampaikan kondisi sekolah kepada instansi terkait agar mendapatkan bantuan dengan mendatangkan armada pemadam kebakaran untuk membersihkan lumpur.

Semoga saja, bantuan dimaksud segera didatangkan agar sekolah kembali bersih dan kegiatan belajar mengajar dapat kembali normal.

Sementara itu anggota DPRK Abdya, Juli Nardi mengaku sangat prihatin dengan musibah banjir luapan di TK AlFurqan.

Dia berharap dinas terkait segera mencarikan cara terbaik, agar persoalan banjir yang kerap melanda TK itu dapat diatasi.

“Sangat disayangkan kondisi TK AlFurqan yang terendam banjir dan lumpur.

Kondisi tersebut bukan yang pertama kali, namun sudah terjadi berulang kali saat musim penghujan,” paparnya usai meninjau lokasi TK.

Apabila kondisi ini dibiarkan begitu saja tanpa adanya perhatian serius dan penanganan, tentu akan berdampak terhadap mutu dan kualitas perserta didik.

Kegiatan belajar akan terus terhenti jika banjir kembali.

“Bagaimana para guru akan mendidik anak dengan maksimal, kalau setiap kali hujan turun dan banjir melanda.

Maka dari itu, kami berharap dinas terkait dapat mengatasi persoalan ini dengan segera,” harapnya singkat. (Syahrizal/iqbal)

Subscribe

MEDIA REALITAS