22819 KALI DIBACA

87 JCH Abdya Ikuti Manasik Tingkat Kecamatan

87 JCH Abdya Ikuti Manasik Tingkat Kecamatan
Foto: Wakil Bupati Abdya, Muslizar MT (empat dari kanan) membuka acara Manasik Haji tingkat kecamatan untuk 87 jamaah calon haji (JCH) Abdya di Mesjid Jami’ Pusaka Sosoh, Senin (25/6/2018).

Blangpidie | Realitas – Sebanyak 87 Jamaah Calon Haji (JCH) Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) dianjurkan mengikuti manasik tingkat Kecamatan selama empat hari berturut-turut sejak tanggal 25-28 Juni 2018 pada lokasi yang telah ditentukan Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Abdya.

Penetapan lokasi Manasik tingkat Kecamatan tersebut, dibuka langsung Wakil Bupati Abdya, Muslizar MT didampingi Kepala Kankemenag Abdya, Drs H Arijal MSi di Mesjid Jami’ Pusaka, Desa Kedai Susoh, Kecamatan Susoh, Kabupaten Abdya, Senin (25/6/2018) jelang siang.

Rute perjalanan Manasik haji itu diawali dari Mesjid Jami’ Pusaka, Kecamatan Susoh.

Selanjutnya, pada hari kedua, Selasa (26/6/2018) para jamaah akan melintasi Bandara Kuala Batu, SD Pasir Susoh, dan kembali ke Mesjid Jami’ Pusaka Sosh.

Pada hari ke tiga, Rabu (27/6/2018) dari Mesjid Jami’ Pusaka Sosoh, para JCH menuju Mesjid At-Taqwa, Desa Kedai, Kecamatan Manggeng.

Selanjutnya, Mesjid Tanjung Bunga, Kecamatan Tangan-Tangan juga singgah di Mesjid Nurul Yaqin, Kecamatan Setia dan makan siang di Mesjid Jami’ Pusaka Susoh.

Pada hari terakhir, Kamis (28/6/2018), para JCH akan mengikuti pembekalan di Mesjid Jami’ Pusaka Susoh.

Wakil Bupati, Muslizar MT dalam sambutannya, menyampaikan, penyelenggaraan Ibadah Haji merupakan tugas nasional dan juga menyangkut martabat serta nama baik bangsa.

Kegiatan penyelenggaraan Ibadah Haji menjadi tanggung jawab Pemerintah, dalam hal ini ditangani oleh Kementerian Agama.

Namun demikian, partisipasi KBIH dan juga masyarakat merupakan bagian yang tak terpisahkan dari sistem dan manajemen penyelenggaraan Ibadah Haji.

Dalam pelaksanaannya di daerah, pembinaan bagi para Calon Jama’ah Haji dilaksanakan oleh masing-masing Kantor Kementerian Agama Kabupaten, sesuai dengan UU Nomor 13 Tahun 2008 tentang penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah.

Tujuan dari Penyelenggaraan Haji itu sendiri untuk memberikan pembinaan, pelayanan, dan perlindungan yang sebaik-baiknya bagi Jama’ah Haji, sehingga Jama’ah Haji dapat menunaikan ibadahnya sesuai dengan ketentuan ajaran agama Islam serta tuntunan Nabi Muhammad SAW.

Kegiatan Manasik Haji ini merupakan bagian dari persiapan awal pelaksanaan Ibadah Haji, serta bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepada Calon Jama’ah Haji mengenai tahapan-tahapan dalam menunaikan Ibadah Haji yang baik dan benar sesuai dengan arahan dan bimbingan tim pembimbing haji, agar Calon Jama’ah Haji dapat lebih mandiri, dan pada saat melaksanakan Ibadah Haji nantinya dapat berjalan dengan lancar sehingga mendapatkan Haji yang Mabrur sebagaimana yang diharapkan.

Melalui Manasik ini, para Calon Jama’ah Haji akan memperoleh pembekalan tentang tata laksana Haji.

“Oleh karena itu kepada peserta kami harapkan dapat menyimak penyampaian materi dengan baik dan sungguh-sungguh, karena Manasik Haji ini juga merupakan gladi resik dari apa yang akan dilaksanakan di tanah suci nantinya,” demikian tutur Muslizar. (Syahrizal)

Subscribe

MEDIA REALITAS