8819 KALI DIBACA

71 Warga Binaan Lapas Blangpidie Nyoblos Di TPS 4

71 Warga Binaan Lapas Blangpidie Nyoblos Di TPS 4
Foto: Realitas/Syahrizal Salah satu warga binaan di Lapas Kelas III Blangpidie melakukan pencoblosan di TPS 4 yang berada di Lapas setempat kawasan Desa Alue Dama, Setia, Rabu (17/4/2019)

Blangpidie | Realitas – Sedikitnya 71 warga binaan lembaga pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Blangpidie, Desa Alue Dama, Kecamatan Setia, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) ikut menentukan pilihan dalam Pemilu 2019 yang berlansung di TPS 4 desa setempat.

Kepala Lapas Kelas III Blangpidie, Erwin Saleh Siregar, Amd IP SH, MH kepada wartawan, Rabu (17/4/2019) disela-sela proses pemilihan menyebutkan, dari 119 total warga binaan yang berada di Lapas tersebut, hanya sebanyak 71 warga yang mendapatkan hak pilih.

Sementara 48 lainnya dinyatakan tidak bisa memilih lantaran terkendala dengan identitas mereka yang tidak jelas.

Warga binaan yang tidak masuk dalam daftar pemilih itu, lantaran terkendala masalah administrasi seperti Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang bermasalah.

Sebab tidak sedikit warga binaan ini merupakan kiriman dari Lapas lain, dan mereka juga berasal dari berbagai wilayah luar Aceh.

“48 warga binaan ini tidak memiliki indentitas yang lengkap. Umumnya mereka tidak memiliki NIK, sehingga tidak bisa dilakukan pendataan sebagai pemilih,” ungkap Erwin.

Ditambahkan, tidak hanya warga binaan saja yang menggunakan hak pilihnya di Lapas tersebut, sebanyak 22 orang petugas Lapas dan 2 orang Pam TPS juga ikut nyoblos di TPS 4 dimaksud.

Secara keseluruhan, pemilih di Lapas Kelas III Blangpidie termasuk dalam daftar pemilih tambahan (DPTb).

Sedangkan untuk Daftar Pemilih Tetap (DPT) dan Daftar Pemilih Khusus (DPK) tidak ada.

Sejauh ini tidak ada kendala yang menghambat jalannya proses pemilihan di Lapas Kelas III Blangpidie.

Bahkan para warga binaan diarahkan langsung oleh petugas untuk segera menggunakan hak pilih mereka sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan.

“Sejak TPS dibuka, warga binaan sudah mulai mengantri layaknya suasana di TPS pada umumnya, mereka terlihat antusias untuk menentukan pilihan,” paparnya.

Lebih lanjut Erwin menambahkan, pemilihan tahun ini merupakan kali kedua dilaksanakan di Lapas Kelas III Blangpidie, sedangkan untuk yang pertama yakni pada masa Pilkada lalu.

Seluruh warga binaan yang mendapatkan hak pilih menyalurkan hak suaranya ke TPS yang disediakan dan biasanya partisipasi pemilih di Lapas Blangpidie optimal.

Sehingga diharapkan angka partisipasi pemilih dalam Pemilu ini bisa lebih baik.

“Mudah-mudahan pelaksanaan Pemilu di Lapas Kelas III Blangpidie berjalan lancar dan tidak ada kendala yang berarti, sehingga rekapitulasi penghitungan suara di TPS 4 nantinya dapat dilaksanakan sesuai dengan ketentuan,” demikian harapnya.

Selain di lokasi Lapas, pelaksanaan Pemilu di Kabupaten Abdya pada 152 desa berjalan lancar.

Animo masyarakat dalam menggunakan hak suaranya sangat tinggi, hal itu dibuktikan dengan ramainya warga di lokasi TPS.

Selain itu, pelaksanaan pesta demokrasi ini juga mendapatkan pengawalan ketat dari pihak TNI/Polri, Paswaslih dan unsur terkait lainnya. (Syahrizal/iqbal)

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS