36619 KALI DIBACA

213 Warga Binaan Lapas Narkotika III Langsa Dapat Remisi Di HUT RI Ke-73

213 Warga Binaan Lapas Narkotika III Langsa Dapat Remisi Di HUT RI Ke-73

 

Langsa I Realitas – Sebanyak 213 warga binaan Lapas Narkotika III Langsa mendapatkan remisi di hari  Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-73, dari jumlah tersebut, hanya satu orang warga binaan yang dinyatakan bebas yakni Husaini Bin Husen.

“Jumlah remisi yang diterima oleh warga binaan sebanyak 213 orang dengan besar remisi bervariasi, paling besar enam bulan dan paling sedikit dua bulan,” kata Kalapas Agus Mulyono Bc.IP.SE,MH dalam pidatonya di lapangan lapas Narkotika III langsa, Jumat (17/8/2018).

Sebelumnya, pihak Lapas telah mengajukan remisi sebanyak 503 orang warga binaan namun, yang diterima hanya 213 warga binaan, sisanya ,tidak turun ke remisi dikarenakan tidak memiliki Justice Collaborator (JC).

“Kita sudah ajukan 503 orang, tapi yang keluar remisi hanya 213 orang, yang lain belum memiliki JC,” ujar Kalapas.

Selepas dengan kemerdekaan republik indonesia yang ke-73, pemerintah memberikan bentuk apresiasi kepada warga binaan Lapas Narkotika III Langsa melalui diberikannya remisi, pasalnya mereka para warga binaan telah melakukan kegitan berupa pengabdian masyarakat, taat serta disiplin selama dalam masa pembinaan di Lapas.

 “Apabila sebuah upaya tidak diberikan  apresiasi, maka tidak menutup kemungkinan akan menimbulkan sebuah degradasi,” ungkap Menteri Hukum dan HAM Republik Indonesia melalui Sekda Kota Langsa Syahrul Thaib. Sh,M. AP.

Remisi merupakan hak mendapatkan pengurangan masa hukuman dari yang telah ditetapkan sebelumnya, remisi  diberikan kepada narapidana sebagai wujud dari pencapaian perbaikan diri, perbaikan itu tercermin dari sikap warga binaan yang taat selama menjalani masa pidana.

“Pemberian remisi tidak di liahat dari latar belakang warga binaan, melainkan dari perilaku dan perbuatan mereka selama dalam pembinaan,” terang Sekda.

“Remisi merupakan alat memodifikasi perilaku narapidana, jika narapidan tak berperilaku baik maka hak remisi tidak diberikan,” tambahnya.

Selain itu, Menkumham berharap, dengan adanya remisi akan memberi kesempatan kepada saudara-saudara warga binaan untuk terus berbuat baik.

“Kami ucapkan selamat kepada warga binaan yang mendapatkan remisi, mudah-mudahan saudara sekalian terus berbuat baik, jadilah insan yang taat kukum, insan yang berakhlak dan berbudi luhur, serta menjadi insan yang berguna bagi kehidupan masyarakat,” tutup Sekda Kota langsa Syahrul Thaib. Sh,M. AP.(Feri)

 

 

 

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS