24819 KALI DIBACA

Kejatisu Di Demo Oleh Puluhan Mahasiswa Yang Tergabung Dalam Ikatan Mahasiswa Tapanuli Bagian Selatan

Kejatisu Di Demo Oleh Puluhan Mahasiswa Yang Tergabung Dalam Ikatan Mahasiswa Tapanuli Bagian Selatan
example banner

Medan, I Realitas – Kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu)di demo oleh puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Tapanuli Bagian Selatan (Ima-Tabagsel) Pada Kamis, (8/8/2019) siang, Mereka menggelar aksi karena massa menilai selain dinas perkim Madina, diduga masih banyak pihak-pihak yang terkait atas dugaan korupsi Pembangunan Taman Raja Batu dan Tapian Siri-siri Syariah.

Koordinator aksi, Wildan Lubis, mengatakan selain oknum dari Dinas Perkim Madina yang saat ini telah ditetapkan sebagai Tersangka dan saat telah telah dilakukan penahanan di rutan tanjung gusta medan, diduga masih banyak oknum dari dinas lain yang terlibat atas dugaan korupsi pembangunan taman raja batu dan tapian siri-siri syariah di Komplek Perkantoran Payoloting Panyabungan Mandailing Natal, diantaranya Dinas Pemuda dan Olah Raga Mandailing Natal dan Dinas Pekerjaan Umum Mandailing Natal.

Wildan juga meminta kejatisu untuk tidak tebang pilih atau pilih kasih, karena sesuai pemberitaan kerugian negara atas dugaan  korupsi pembangunan taman raja batu dan tapian siri-siri syariah adalah senilai 4,7 M, Diduga oknum dari Dinas Perkim merupakan yang paling besar korupsinya yaitu 1,4 M, namun jika pun paling besar tidaklah bisa semuanya ditumpukan kepada oknum dari dinas perkim aja, kejatisu harus netral. Wildan menambahkan, agar kajatisu melakukan penyelidikan dan penyidikan terhadap bupati madina, karena sesuai dengan foto-foto saat pembangunan.

Pemberitaan yang menyebutkan pembangunan taman raja batu dan tapian siri-siri syariah adalah karya dan inisitif bupati madina serta maklumat bupati madina tahun 2018, Maka dapat diduga keras sebagai pihak yang ikut atas dugaan korupsi Pembangunan Taman Raja Batu dan Tapian siri-siri syariah di komplek perkantoran payoloting Panyabungan. Pantauan dilapangan, Aksi massa diterima oleh Kejatisu diwakili oleh Kasi Penkum Sumanggar Siagian. Sumanggar siagian menjelaskan pihaknya telah menetapkan 3 tersangka korupsi pembangunan taman raja batu dan tapian siri siri syariah pada 16 juli 2019.

Lanjutnya kejaksaan tinggi sumatera utara masih fokus terhadap pemberkasaan para tersangka, serta menggali lebih dalam lagi para saksi yang akan diperiksa. Kejatisu juga menjelaskan bahwa pihaknya sangat mengapresiasi kawan kawan mahasiswa dari Ima-tabagsel yang setia dan konsisten mengawal kasus dugaan korupsi taman Raja Batu dan Tapian Siri Siri syariah. Ditutup saat mahasiswa menanyakan keterlibatan bupati dan Kadis Pu kadis Pora serta pemegan tender di dinas perkim, sumanggar menjelaskan akan menindak lanjuti tuntutan mahasiswa dan akan mengungkap semua aktor pelaku yang terlibat korupsi ditaman raja batu tapian siri siri syariah. (Red/Ema)

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS